Soal Rencana Penambahan Modal Rp 10 Miliar, DPRD Tabanan Minta Kejelasan Pengelolaan PDDS

Tiga Fraksi di DPRD Tabanan menyampaikan pandangannya terhadap dua Ranperda tentang APBD Tabanan 2020 dan Penyertaan Modal kepada PDDS

Soal Rencana Penambahan Modal Rp 10 Miliar, DPRD Tabanan Minta Kejelasan Pengelolaan PDDS
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana penyampaian pandangan umum oleh tiga fraksi di DPRD Tabanan, Tabanan, Bali, Rabu (9/10/2019). Soal Rencana Penambahan Modal Rp 10 Miliar, DPRD Tabanan Minta Kejelasan Pengelolaan PDDS 

Soal Rencana Penambahan Modal Rp 10 Miliar, DPRD Tabanan Minta Kejelasan Pengelolaan PDDS

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tiga Fraksi di DPRD Tabanan menyampaikan pandangannya terhadap dua Ranperda tentang APBD Tabanan 2020 dan Penyertaan Modal kepada Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Tabanan, Rabu (9/10/2019).

Secara umum tiga fraksi ini menyampaikan bahwa PAD Tabanan cenderung stagnan karena eksekutif dinilai malas berinovasi sehingga potensi pendapatan baru tak tersentuh.

Kemudian untuk penambahan penyertaan modal perusahaan daerah, tiga fraksi ini meminta kejelasan atau transparansi perjalanan Perusda Tabanan selama ini.

Sebab, penambahan modal senilai Rp 10 miliar cukup besar mengingat PAD Tabanan yang tergolong kecil.

Menurut Dewan, PDDS tak pernah menyampaikan atau melakukan presentasi berapa laba rugi, bagaimana perjalanannya selama ini, dan peruntukan penambahan penyertaan modal tersebut.

Sehingga PDDS diminta untuk menjelaskan semua perjalannya selama ini, terlebih lagi PDDS merupakan salah satu perusda yang seharusnya bisa menyumbang PAD Tabanan.

Sekretaris Fraksi PDIP Tabanan, I Wayan Lara menyatakan penyebab stagnannya PAD adalah OPD penghasil kurang jeli melihat potensi baru untuk peningkatan PAD karena kurang inovasi dan kreativitas.

Sehingga, kondisi PAD dari tahun ke tahun selalu stagnan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II ini menyarankan agar eksekutif mendesain lembaga yang kuat dengan sumber daya andal dan mampu berinovasi menciptakan sumber pendapatan baru.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved