Wiranto Dinilai Musuh Bersama Aliran Garis Keras Sehingga Harus 'Dihilangkan', Ini Kata Pengamat

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), Soleman B Ponto menilai bahwa penyerangan terhadap Wiranto dilakukan secara spontan tanpa terencana.

Wiranto Dinilai Musuh Bersama Aliran Garis Keras Sehingga Harus 'Dihilangkan', Ini Kata Pengamat
Twitter @ukunkurnia2016
Wiranto diserang 

Wiranto Dinilai Musuh Bersama Aliran Garis Keras Sehingga Harus 'Dihilangkan', Ini Kata Pengamat

Lebih lanjut Soleman menuturkan bahwa kelompok yang menyerang Wiranto ini memiliki pendapat siapapun yang menghambat mereka itu adalah musuh. Dan musuh harus ditiadakan ketika mendapatkan kesempatan.

TRIBUN-BALI.COM - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), Soleman B Ponto menilai bahwa penyerangan terhadap Wiranto dilakukan secara spontan tanpa terencana.

Pelaku melakukan penusukan ketika mendapatkan kesempatan.

"Saya kira tidak direncanakan, ini spontan ketika dia mendapat kesempatan itu dimanfaatkan," ujar Soleman B Ponto, dilansir dari tayangan di kanal Youtube Metrotvnews.

Lebih lanjut Soleman menuturkan bahwa kelompok yang menyerang Wiranto ini memiliki pendapat siapapun yang menghambat mereka itu adalah musuh.

Dan musuh harus ditiadakan ketika mendapatkan kesempatan.

"Mereka ini sudah punya kelompok sendiri, cara pandang negara seperti apa, dia punya cara pandang tersendiri, sehingga siapa pun yang berbeda pendapat itu adalah musuh yang harus dihilangkan, kapan dihalangkan ya saat dia mendapatkan kesempatan," sambungnya.

Soleman juga memberikan sejumlah alasan dijadikannya Wiranto sebagai sasaran penusukan.

Pertama lantaran adanya kesempatan, kedua karena Wiranto dianggap sebagai orang terkenal.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved