Tips Sehat untuk Anda

13,28 Persen Remaja Rentan Bunuh Diri, Pentingnya Pendampingan Bagi Remaja Galau

Pendampingan bagi remaja galau agar tidak muncul ide bunuh diri pada diri generasi bangsa

13,28 Persen Remaja Rentan Bunuh Diri, Pentingnya Pendampingan Bagi Remaja Galau
kompasiana
ilustrasi remaja galau. 13,28 Persen Remaja Rentan Bunuh Diri, Pentingnya Pendampingan Bagi Remaja Galau 

13,28 Persen Remaja Rentan Bunuh Diri, Pentingnya Pendampingan Bagi Remaja Galau

TRIBUN-BALI.COM -13,28 Persen Remaja Rentan Bunuh Diri, Pentingnya Pendampingan Bagi Remaja Galau

Serangkaian Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober diadakan sosialisasi terkait remaja galau yang perlu mendapat pendampingan.

Sosialisasi terkait pendampingan bagi remaja galau sempat disampaikan Badan Kesehatan Jiwa Indonesia (Bakeswa Indonesia) beberapa waktu lalu.

Selain membahas soal remaja galau yang perlu pendampingan, sosialisasi Hari Kesehatan Jiwa Sedunia juga membahas beberapa hal yang menyasar generasi milenial.

Dilansir Grid.ID dari laman Kementerian Kesehatan Indonesia, setiap 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.

Penetapan tersebut dikarenakan kesehatan jiwa menjadi permasalahan yang serius dan tertinggi kedua di Indonesia.

Beberapa kondisi gangguan terhadap kesehatan jiwa seseorang seperti depresi, kegelisahan, perubahan suasana hati, hingga stres yang mendera berbagai usia.

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental, sehingga bisa mencegah terjadinya penyakit jiwa.

Tak ayal, sosialisasi ini diadakan menyasar generasi milenial terutama kaum remaja yang suka galau.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved