Breaking News:

'Anak Saya Disiksa', Ibu Korban Minta Polisi Buktikan Jika Anaknya Tak Dianiaya Aparat

"Kan sekarang jaman canggih apa-apa foto, CCTV juga bisa. Coba dibuktikan saja, anak saya aja sampai koma sekarang masa iya karena jatuh jadi koma?"

KOMPAS.COM/WALDA MARISON/istimewa
(kiri bawah) mendiang Akbar Alamsyah siswa yang ikut demo. Akbar Alamsyah akhirnya meninggal setelah beberapa hari mengalami koma. Diduga menjadi korban kekerasan. Ibunda Akbar Alamsyah, Rosminah menangis histeris usai menghadiri pemakaman anaknya di makam tanah wakaf Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019). 

'Anak Saya Disiksa', Ibu Korban Minta Polisi Buktikan Jika Anaknya Tak Dianiaya Aparat

Akbar Alamsyah, salah satu korban yang meninggal, dua pekan setelah demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI, ternyata berstatus tersangka. Akbar ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi pada 26 September 2019.

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ibunda dari Akbar Alamsyah, Rosminah menangis histeris hingga terjatuh ketika meratapi kepergian anaknya.

Tangisnya semakin pecah ketika meninggalkan makam Akbar Alamsyah usai menjalani prosesi pemakaman di makam tanah wakaf, Jalan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Dia menangis hingga tersungkur tidak berdaya di antara makam makam yang ada di lokasi.

Beberapa sanak saudara yang ada di dekatnya pun kaget dan langsung membopong Rosminah

"Allahuakbar" teriak mereka yang kaget melihat Rosminah tersungkur.

Sambil menangis dengan histeris, Rosminah mengatakan jika anak bungsunya itu disiksa.

"Anak saya disiksa," kata dia. Suaranya bergetar karena dibarengi dengan isak tangis.

Namun kerabat yang berada di dekat berusaha menguatkan Rosminah.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved