Jambret Tas Turis Belanda, WNA Australia Divonis Empat Bulan

Majelis hakim menjatuhkan putusan empat bulan penjara karena Matthew Richard Woods divonis bersalah menjambret tas milik turis asal Belanda

Jambret Tas Turis Belanda, WNA Australia Divonis Empat Bulan
Tribun Bali/Rizal Fanany
WNA Australia, Matthew Richard Woods saat akan menjalani sidang kasus penjambretan di Pengadilan Negeri, Denpasar, Bali, Jumat (11/10/2019). Jambret Tas Turis Belanda, WNA Australia Divonis Empat Bulan 

Jambret Tas Turis Belanda, WNA Australia Divonis Empat Bulan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Raut wajah Matthew Richard Woods (24) seketika berubah.

Ia yang awalnya menunduk langsung semringah saat majelis hakim menjatuhkan putusan empat bulan penjara.

Putusan majelis hakim itu lebih ringan sebulan dibandingkan tuntutan yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa lulusan SMA asal Australia ini divonis bersalah menjambret tas milik turis asal Belanda di seputaran Jalan Lingkar Nelayan, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali.

Seusai membaca uraian putusan, majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami memberi kesempatan kepada Matthew untuk berkonsultasi dengan penasihat hukumnya.

"Saudara (terdakwa) masih punya hak untuk menerima, pikir-pikir selama 7 hari atau jika tidak puas silakan melakukan upaya banding. Begitu juga dengan Jaksa," ujar Hakim Ketua Ni Made Purnami di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Denpasar, Bali, kemarin.

"Dia katanya menerima Yang Mulia," ucap alih bahasa Wayan Ana yang mendampingi terdakwa.

Namun hakim kembali meminta terdakwa agar terlebih dahulu berkonsultasi dengan penasihat hukumnya.

"Silakan konsultasi dulu dengan penasihat hukumnya," timpal Hakim Ketua Ni Made Purnami.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved