Pasca Penangkapan Teroris di Bali, Densus 88 Perketat Pemantauan Wilayah Bali

Pasca Penangkapan Teroris di Bali, Densus 88 Perketat Pemantauan Wilayah Bali

Pasca Penangkapan Teroris di Bali, Densus 88 Perketat Pemantauan Wilayah Bali
TRIBUNSOLO.COM/PUTRADI PAMUNGKAS
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dua orang anggota jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) ditangkap di wilayah Bali.

Keduanya berinisial AT dan ZAI.

Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hengky Widjaja saat dihubungi, Jumat (11/10/2019)

"Betul telah ditangkap di Bali An. Sdr. AT dan Sdr. ZAI di wilayah Bali," ujarnya.

BREAKING NEWS: Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Bali Terkait Kasus Penyerangan Wiranto

Namun saat ditanyai lebih lanjut terkait kapan penangkapan kedua jarungan tersebut, Hengky hanya mengatakan masih dilakukan pendalaman terhadap kedua pelaku.

"Sedang dilakukan pendalaman pemeriksaan," ujarnya.

Sementara itu, info dari sumber kepolisian membenarkan terkait adanya penangkapan dua teroris itu.

"Yang melakukan penangkapan itu dari pihak Mabes Polri. Jadi saya kurang tahu kronologis waktu ditangkap dan tempat ditangkapnya NK dan JA," ujar sumber.

Penangkapan turduga teroris ini berlangsung di sejumlah daerah, termasuk di Bali.

Terkait pengamanan, Polda Bali beserta jajaran terus melakukan pengamanan seperti sebelum-sebelumnya.

"Ya pengamanan di wilayah Bali sampai saat ini ketat seperti biasa. Informasi yang beredar pihak Densus 88 di Bali sementara melakukan pemantauan lebih ketat," ujarnya

Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto ditusuk oleh Syahril Alamsyah alias Abu Rara diduga terpapar paham radikal.

Diduga pelaku terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia dan jaringan tersebut tersebar di berbagai daerah termasuk di Bali.

Penulis: Rino Gale
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved