Dampak Typhoon Hagibis di Jepang, Waspadai Gelombang Tinggi Capai 4 Meter Termasuk di Selat Bali

Hal ini merupakan dampak tidak langsung Typhoon Hagibis yang melanda sejumlah wilayah di Jepang.

Dampak Typhoon Hagibis di Jepang, Waspadai Gelombang Tinggi Capai 4 Meter Termasuk di Selat Bali
PEXELS.COM/GEORGE DESIPRIS
ILUSTRASI Gelombang Tinggi - Peringatan Dini BMKG Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Perairan Indonesia 

TRIBUN-BALI.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Hal ini merupakan dampak tidak langsung Typhoon Hagibis yang melanda sejumlah wilayah di Jepang.

 Kepala Sub Bidang Iklim dan Cuaca BMKG, Agie Wandala mengatakan, Typhoon Hagibis merupakan siklon tropis yang saat ini terjadi di belahan bumi utara.

"(Lokasinya) cukup jauh dari Indonesia, sehingga dampaknya adalah dampak tidak langsung," ujar Agie, sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

Menurutnya, siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan radius rata-rata mencapai 150-200 km.

Peringatan dini gelombang tinggi mencapai 4 meter ini berlaku hingga Minggu (13/10/2019).

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi, agar tetap selalu waspada.

Diketahui, terdapat Typhoon Hagibis 925 hPa di Samudera Pasifik selatan Jepang.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 3 - 15 knot.

Sementara di wilayah selatan Indonesia dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 5 - 20 knot.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved