Diduga Sempat Kos di Jalan Sedap Malam Denpasar, Ini Pengakuan Tetangga Tentang Terduga Teroris JAD

Diduga kamar kos no 1 dan 2 adalah tempat tinggal pelaku tersebut. Terlihat juga besi-besi bekas yang berserakan diteras kamar kos itu

Diduga Sempat Kos di Jalan Sedap Malam Denpasar, Ini Pengakuan Tetangga Tentang Terduga Teroris JAD
Tribun Bali / Rino Gale
Indekos di Jalan Sedap Malam Denpasar yang diduga pernah ditinggali anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Bali, Sabtu (12/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Diduga pernah bertempat tinggal di Jalan Sedap Malam, Gang Gardenia no 11, Denpasar, dua orang anggota jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) yang ditangkap di wilayah Bali yakni berinisial AT dan ZAI dikenal tak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar.

Saat lokasi tersebut dikunjungi Tribun Bali pada Sabtu (12/10/2019) terlihat ada lima kamar kos.

Diduga kamar kos no 1 dan 2 adalah tempat tinggal pelaku tersebut.

Terlihat juga besi-besi bekas yang berserakan diteras kamar kos itu.

Terduga Teroris Yang Ditangkap di Bali Diduga Berbaiat ke ISIS, Pernah Kos di Jalan Sedap Malam

Bapak-Anak Ditangkap di Bali Pada Malam Hari, Diduga Merupakan Bagian Dari JAD

Menurut saksi bernama Gede Putra Diana, mengatakan, penghuni tersebut sudah tidak ada di sini lagi dengan alasan pulang kampung.

"Ini sudah kosong, karena orang pulang kampung katanya. Saya dititipkan rumah dan kucing peliharaanya. Kesehariannya dia ngelas disini biasanya sampai malam. Saya juga gak begitu tahu, karena saya baru sebulan di sini," ujarnya

Sementara itu saksi kedua, Agung Yoga mengaku, kedua pelaku tersebut tertutup dan kurang berinteraksi dengan warga sekitar.

Selain itu, pagar juga lebih sering tertutup.

"Jujur saya juga sering minta daun jeruk di dalam kosnya. Mereka juga terlihat tertutup. Di kos itu kan ada lima orang diantara suami/istri dan ketiga anaknya. Kalau suaminya diam terus, perawakannya kurus dan berewokan. Dia kerja ngelas, biasanya sampai malam sekitaran pukul 23.00 WITA. Tapi memang kemarin ada salah satu aparat yang mantau kos ini," ujarnya. (*) 

Penulis: Rino Gale
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved