Dua Korban Selamat Bom Bali I Pingsan Saat Menyerahkan 17 Lilin, Begini Suasananya

Kedua korban selamat secara tiba-tiba pingsan saat berada di depan Monumen Bom Bali Jalan Legian, Kuta, Bali 12 Oktober 2002.

Dua Korban Selamat Bom Bali I Pingsan Saat Menyerahkan 17 Lilin, Begini Suasananya
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Foto-foto suasana di Monumen Bom Bali I pada Sabtu (12/10/2019). Tragedi kemanusian tersebut, terjadi pada tanggal 12 Oktober 2002 atau 17 tahun silam. 

Fakta di persidangan menyatakan, bahwa para pelaku diyakini merupakan anggota Jamaah Islamiyah (JI).

"Kami berkeyakinan, kegiatan mereka tidak lepas dari jaringan internasional. Atau setidaknya regional di kawasan Asia," ujar Jaksa Penuntut Umum Urip Tri Gunawan saat persidangan Amrozi.

Kemudian polisi juga menangkap Imam Samudra alias Abdul Aziz.

Sama seperti Amrozi, Imam Samudra juga dijatuhi hukuman mati.

Harian Kompas, 11 September 2003 mengatakan, vonis tersebut diberikan setelah majelis hakim menyatakan Imam Samudra terbukti bersalah.

Selain itu, tindakannya juga dinilai telah memenuhi unsur dari empat dakwaan primer yang dituntutkan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Bali sebelumnya.

Keempat dakwaan primer tersebut adalah dua dakwaan dalam perkara peledakan bom Bali dan dua dakwaaan lain dalam perkara peledakan bom malam Natal.

Selain itu, pelaku lain yang terlibat dalam tragedi ini adalah Ali Ghufron bin H Nurhasyim alias Muklas, seperti dikutip dari Harian Kompas, 3 Oktober 2003.

Adapun tersangka lain seperti Ali Imron bin H Nurhasyim alias Alik divonis penjara seumur hidup.

Vonis serup ajuga diterima oleh Mubarok alias Utomo Pamungkas dan Suranto Abdul Goni alias Umar alias Wayan.

Sementara tersangka lain, Dulmatin tewas dalam pengepungan di Pamulang, Tangerang Selatan.

Adapun teroris yang paling dicari yakni Dr Azahari bin Husin atau yang seriing disebut sebagai The Demolition Man tewas pada 2005. (*)

Artikel ini ditulis Rosiana Haryanti telah tayang di Kompas.com

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved