Jadi Korban Bom Bali I Kondisi Suami Hangus, Endang: Kita Syok & Itu Mengagetkan

Endang Isnani (48) asal Banyuwangi, Jawa Timur yang bekerja sebagai penjahit di Pemogan, Denpasar pun berkenan menceritakan perihal kisah tragis yang

Jadi Korban Bom Bali I Kondisi Suami Hangus, Endang: Kita Syok & Itu Mengagetkan
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Endang Isnani (48) asal Banyuwangi, Jawa Timur, suaminya jadi korban meninggal tragedi Bom Bali I. 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Sebelumnya korban selamat dari peristiwa bom Bali yang terjadi pada tanggal 12 Oktober 2019 Tionlina Marpaung sempat menceritakan kepada Tribun Bali tentang kejadian yang ia alami saat peristiwa tersebut terjadi.

Namun dalam kesempatan yang lain, Tribun Bali juga berkesempatan mewawancarai salah satu keluarga korban yang mengalami peristiwa mengerikan di depan Sari Club, Jalan Legian, Kuta, Badung.

Endang Isnani (48) asal Banyuwangi, Jawa Timur yang bekerja sebagai penjahit di Pemogan, Denpasar pun berkenan menceritakan perihal kisah tragis yang dialami suaminya yang menjadi korban Bom Bali I.

Yakni Aris Munandar (36) asal Brebes, Jawa Tengah yang tidak lain merupakan korban meninggal dalam peristiwa pengeboman yang dilakukan Amrozi cs.

Ibu dari 3 orang anak hasil pernikahannya dengan Aris Munandar pun menceritakan kepada Tribun Bali, saat itu suaminya Tengah bekerja sebagai driver di depan lokasi kejadian atau didepan Sari Club.

Ia mengatakan saat itu suaminya tengah bekerja dan berangkat dari rumah sekitar pukul 21.00 Wita, namun dikatakan Endang saat itu suaminya tengah dalam keadaan sakit.

"Suami saya bekerja sebagai driver di depan Sari Club untuk mencari tamu. Jadi tiap hari ada di Sari Club. Saat itu suami bekerja berangkat dari rumah pukul 21.00 wita dari rumah dia sempat minum obat (kondisi sakit)," ujarnya.

Lebih lanjut Endang katakan sambil mengingat masa kelam tersebut yang dialami suami tercintanya.

Ia bersama suami yang sudah tinggal di Bali dari tahun 1991 dan sudah tinggal selama 12 tahun bersama suaminya sampai akhirnya ia harus rela ditinggal suami akibat peristiwa tersebut.

Perempuan 48 tahun asal Banyuwangi itupun mengatakan hal yang sampai saat ini ia masih ingat, yang mana kondisi suaminya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Halaman
123
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved