PENTING : Pajak STNK Mati Bisa Dipenjara atau Denda Setengah Juta Rupiah

Bila Anda melalaikannya, maka Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK menjadi tidak berlaku lagi.

PENTING : Pajak STNK Mati Bisa Dipenjara atau Denda Setengah Juta Rupiah
(KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI)
Lembar Pajak STNK 

TRIBUN-BALI.COM - Perlu Anda ketahui bahwa salah satu kewajiban pemilik kendaraan yang kerap terabaikan, yaitu membayar pajak.

Bila Anda melalaikannya, maka Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK menjadi tidak berlaku lagi.

Bila sudah demikian, maka memungkinkan polisi untuk melakukan tindakan berupa sanksi tilang pada penunggak pajak kendaraan.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir.

"Pajak kendaraan berlaku satu tahun, kalau STNK lima tahun.

Setiap tahunya wajib diperpanjang, kalau tidak STNK itu mati masa berlakuknya," ujar Nasir kepada Kompas.com, Kamis (10/10/2019).

Menurut Nasir, bila pajak tahunan kendaraan tidak dibayar atau dilunasi, otomatis STNK tidak akan bisa diperpanjang.

Polisi memiliki hak untuk menilang pengendara yang STNK sudah tidak berlaku lagi.

Soal aturan main STNK sebenarnya sudah jelas tertulis dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Bila merujuk pada Pasal 288 ayat 1, sudah dijelaskan bagimana regulasi bagi pemilik kendaraan termasuk juga sanksi bagi yang melanggar aturan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved