SDM Mayoritas SD dan SMP, Menkeu Sebut Daya Saing RI Turun

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, saat ini masih ada persoalan fundamental di Indonesia yang menyangkut daya SDM.

SDM Mayoritas SD dan SMP, Menkeu Sebut Daya Saing RI Turun
(Dokumen Biro KLI Kementerian Keuangan)
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan sambutan pelantikan 25 pejabat eselon II di Kantor Kemenkeu,Jakarta, Senin (9/9/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - World Economic Forum (WEF) merilis data terbaru Global Competitiveness Index 4.0 2019 dan menempatkan Indonesia pada posisi 50.

Hasilnya, daya saing Indonesia turun 5 peringkat dengan total nilai 64,8.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, saat ini masih ada persoalan fundamental di Indonesia yang menyangkut daya SDM.

Sehingga tidak dimungkiri rendah daya saing manusia Indonesia.

"Memang selama ini pemerintah dan presiden menyampaikan SDM, di mana mayoritas hanya lulusan SD dan SMP," kata Sri Mulyani dikutip dari Kompas.com, Jumat (11/10/2019).

Menurut Menkeu, selain mayoritas lulusan SD dan SMP, dunia pendidikan memang masih belum cukup baik dalam meningkatkan kemampuan SDM.

Jangan Mencampur Keuangan Pribadi dan Usaha, Ini Pentingnya Punya Catatan Keuangan

Didiagnosis Menderita Autoimun, Ashanty Sering Curhat ke Krisdayanti

Karena itu, sangat dibutuhkan peningkatan atau pengembangan lewat berbagai upaya konkrit.

"Kita semua tahu, kalau memperbaiki pendidikan kan tidak mungkin jalan dalam waktu satu tahun. Sehingga yang perlu dilihat (persoalan dengan benar)," ujarnya.

Dia menjelaskan, pemerintah lewat kementerian sangat fokus dan berkomitmen untuk meningkatkan daya saing SDM di Tanah Air.

Ini dilakukan dengan plot anggaran sektor pendidikan yang kian besar tiap tahunnya.

Pada 2019 saja, anggaran dana untuk pendidikan mencapai Rp 505 triliun.

Cerita di Balik Penusukan Kapolsek yang Menolong Wiranto, Tak Sadar Ditusuk Sampai Darah Merembes 

Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 12 Oktober 2019: Leo Kerja Keras, Sagitarius Dengarkan Suara Hati

"Tahun depan Rp 508 triliun. Kita perlu untuk melakukan betul-betul evaluasi bersama," tambahnya.

Tingginya anggaran sektor pendidikan, sambung Menkeu, tentu perlu memperhatikan sejauh mana efektivitas dan bagaimana memperbaiki hasil dari keseluruhan anggaran yang sudah dialokasikan.

"Apakah perlu perbaikan di semua lini, kurikulum, proses belajar mengajar, guru, sampai kepada delivery-nya. Itu perlu," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menkeu Ungkap Daya Saing RI Turun Karena SDM Mayoritas SD dan SMP"

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved