TCEC Upacarai Penyu Saat Hari Raya Tumpek Kandang, Bermakna Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Setiap Hari Raya Tumpek Kandang umat Hindu menggelar upacara agama yang dikhususkan untuk keselamatan binatang di bumi

TCEC Upacarai Penyu Saat Hari Raya Tumpek Kandang, Bermakna Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
(Foto tidak terkait berita) Volunteer dari TCEC dan Turtle Guard FKH Unud melakukan pemeriksaan terhadap 18 ekor penyu. TCEC Upacarai Penyu Saat Hari Raya Tumpek Kandang, Bermakna Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam 

TCEC Upacarai Penyu Saat Hari Raya Tumpek Kandang, Bermakna Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setiap Hari Raya Tumpek Kandang umat Hindu menggelar upacara agama yang dikhususkan untuk keselamatan binatang di bumi.

Upacara serupa juga dilakukan pengelola tempat penangkaran penyu, Turtle Conservation and Education Center (TCEC), di Serangan, Denpasar Selatan, Bali.

Pengelola TCEC Denpasar, Made Sukanta menyampaikan, tujuan upacara Tumpek Kandang adalah menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam.

“Kita bersyukur pada mahkluk ciptaan Tuhan, dan kita saling menghargai itu. Ritualnya memakai banten tumpek, maknanya untuk menjaga keseimbangan dan saling menghargai,” kata Sukanta saat ditemui di TCEC Serangan, Denpasar, Bali, Sabtu (2/10/2019).

Ia menerangkan, secara simbolis hanya satu Penyu Lekang yang diupacarai, sedangkan penyu yang lainnya hanya diperciki tirta (air suci).

Tirta tersebut bermakna penyucian terhadap semua penyu yang ditangkarkan, baik penyu yang dilakukan konservasi, penyu yang akan disembelih untuk keperluan upacara, maupun yang sedang diselamatkan TCEC.

Adapun penyu yang berada di penangkaran TCEC terdiri dari penyu besar dan penyu kecil.

Penyu besar berjumlah 26 ekor, sedangkan penyu kecil atau baru menetas dari telur jumlahnya mencapai ribuan ekor.

Upacara Tumpek Kandang di TCEC dimulai sekitar pukul 15.30 Wita, dan dipuput oleh Jro Mangku Kahyangan Tiga.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved