Art Bali 2019 Spectulative Memories Berlangsung 3 Bulan di ITDC Nusa Dua

Pameran seni rupa kontemporer tahunan Art Bali edisi kedua resmi dibuka pada Sabtu (12/10) di ITDC Nusa Dua, Badung, Bali

Art Bali 2019 Spectulative Memories Berlangsung 3 Bulan di ITDC Nusa Dua
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Lihat karya – Pengunjung saat melihat karya yang dipajang dalam Art Bali 2019 Speculative Memories, di ITDC Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (12/10/2019). Art Bali 2019 Spectulative Memories Berlangsung 3 Bulan di ITDC Nusa Dua 

Art Bali 2019 Spectulative Memories Berlangsung 3 Bulan di ITDC Nusa Dua

TRIBUN-BALI.COM, NUSA DUA - Pameran seni rupa kontemporer tahunan Art Bali edisi kedua resmi dibuka pada Sabtu (12/10) di ITDC Nusa Dua, Badung, Bali.

Mengusung tajuk Spectulative Memories (Ingatan-Ingatan Spekulatif), pameran yang mempresentasikan karya-karya terpilih dari 32 seniman Indonesia dan mancanegara ini digelar selama 3 bulan.

Kepala Bekraf Triawan Munaf, Penyelenggara Art Bali, Heri Pemad serta beberapa kurator Art Bali 2019 resmi membuka acara ini.

“Saya harapkan Art Bali ini bisa berlangsung lebih besar, lebih terjamin tiap tahun akan hadir, dan jangan bertanya-tanya banyak, apa harus hadir di Art Bali,” harap Triawan.

ia juga berharap ke depannya tempatnya bisa lebih besar dari yang ada sekarang, dan perupa Bali dapat berperan di dunia seni kontemporer.

“Kita semua tahu bahwa di Bali terkenal karya seninya, tapi juga seni kontemporari tidak kalah banyak dikenal. Di sini bisa kita tampilkan hasil karya perupa agar bisa berperang di dunia seni kontemporer,” imbuhnya.

Hari Pemad mengatakan Art Bali edisi kedua ini merupakan pameran seni rupa keempat yang pernah digelar di ABBC Building, setelah Art Bali edisi pertama Art Bali 2018 Beyond the Myths, lalu Celebration of the Future, Balinese Masters dan International Water Color.

Art Bali merupakan suatu upaya dari kami untuk memicu dan menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap perkembangan karya artistik seniman dan meningkatkan minat masyarakat agar selalu mengunjungi peristiwa seni termasuk seni rupa kontemporer.

“Saya sangat puas melihat pengaturan pameran, kuratorialnya juga bagus, temanya juga bagus. Banyak karya menarik perhatian saya, khususnya begitu mau masuk,” ungkap salah satu pengunjung sekaligus seniman, Marlo Bandem.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved