Cara Manusia Gua Ratusan Tahun Lalu Mengawetkan Makanan untuk Dapat Disantap Kemudian

Manusia kuno sebelumnya tidak diketahui mampu merencanakan susunan makanannya.Mereka mengidentifikasi bekas potongan pada sebagian besar permukaan

Cara Manusia Gua Ratusan Tahun Lalu Mengawetkan Makanan untuk Dapat Disantap Kemudian
FA Media
Sumsum di dalam tulang setelah disimpan selama enam minggu. 

TRIBUN-BALI.COM - Para ilmuwan di Israel menemukan bukti bahwa manusia kuno secara sengaja menyimpan tulang binatang agar dapat memakan sumsumnya kemudian.

Ini adalah bukti tertua bahwa manusia yang hidup antara 200.000 dan 420.000 tahun lalu berpandangan ke depan guna mengantisipasi kebutuhan di masa yang akan datang, kata para peneliti.

Manusia kuno sebelumnya tidak diketahui mampu merencanakan susunan makanannya.

Mereka mengidentifikasi bekas potongan pada sebagian besar permukaan tulang. Goresan ini dipandang sejalan dengan konsep pengawetan dan menyantap makanan kemudian.

Art Bali 2019 Spectulative Memories Berlangsung 3 Bulan di ITDC Nusa Dua

Miliki Pantai Indah Bak Surga, Berikut 7 Fakta Unik tentang Maldives

Para peneliti mengisyaratkan bekas tersebut terjadi karena manusia kuno harus berusaha lebih keras ketika mencabut kulit yang telah mengering dari tulang yang sudah disimpan pada waktu yang lama.

Manusia kuno di daerah tersebut sering kali berburu rusa.

Mereka membawa anggota badan dan tengkorak mangsanya ke gua, sementara daging dan lemaknya telah diambil di tempat di mana binatang itu dibunuh, kata Profesor Jordi Rosell dari Universitat Rovira i Virgili, Spanyol.

TRIBUN WIKI - 7 Warung yang Menyediakan Menu Mujair Nyatnyat di Denpasar

Kepala Rudenim Denpasar Kunjungi Kodim 1626 dan Polres Bangli untuk Bahas Masalah Ini

"Kami menemukan tulang kaki rusa, terutama metapodials, yang memperlihatkan bekas pemotongan, yang tidak mewakili bekas mencabut kulit segar dari tulang dan pengambilan sumsum," katanya.

Para peneliti melakukan simulasi keadaan di gua untuk memastikan sumsum tulang memang tetap dapat dimakan sampai sembilan minggu setelah binatang dibunuh.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Manusia gua Israel dari ratusan ribu tahun lalu telah dapat 'mengawetkan makanan untuk disantap kemudian'

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved