Breaking News:

Janda dan Duda Main di Tempat Gelap, Anak 2 Tahun Ditinggal di Mobil

Perbuatan ini, menurut Suparudin, merupakan pelanggaran atas aturan trantibum sehingga dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan dan pendat

NET
Ilustrasi Mobil Goyang 

"Kami juga tidak tau kalau tidak boleh nongkrong di tempat gelap dan di danau biru," ujarnya.

HF sendiri sudah mengetahui sebenarnya mereka berencana untuk pergi ke danau biru.

"Sudah tau kalau mau kesitu memang sudah direncanakan, berkeliling-keliling dulu dan langsung ke danau biru," katanya.‎

Kepala Bidan Ketertiban dan kerentraman Sat Pol PP Kabupaten Belitung, Suparudin mengatakan‎ mereka selaku Sat Pol PP akan melakukan patroli di wilayah Tanjungpandan, untuk menjaga ketertiban masyarakat.

"Kami selaku Pol PP akan memberikan pembinaan terhadap mereka yang melanggar dan jangan di ulangi lagi," ujarnya.

Ia mengimbau, Jangan sekali-kali nongkrong ditempat gelap atau di kawasan danau biru. Ia beralasan karena ditempat tersebut rawan kejahatan, bila mereka kedapatan melakukan perbuatan tersebut maka pihaknya akan ambil tindakan yang tegas.

"Saat ini mereka diberi peringatan, jangan sekali-kali di ulangi. Bila terdapat kembali akan di proses lebih juah," pungkasnya.‎

Berjanji Tidak Mengulangi lagi Perbuatan

HF (27) mengakui kesalahan tertangkap tangan tengah dan sedang berduaan di tempat gelap bersama SR (38). Seperti yang tertulis di surat pernyataan mereka berjanji tidak akan mengulaingi perbuatan yang sama.

"Saya selaku Pelanggar, mengakui kesalahan tertangkap tangan berada di lokasi tersebut, berduaan tanpa ada ikatan yang sah yang bisa saja dapat melakukan tindakan-tindakan negatif di lokasi tersebut," ujar HF (27) dalam surat pernyataan ditanda tangan dengan materai 6000.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved