Puisi dan Esai

PUISI - Di Kota Yang Jauh Dari Buku-Buku

Berikut ini puisi-puisi Romzul Falah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Wiraraja Sumenep

PUISI - Di Kota Yang Jauh Dari Buku-Buku
pixabay.com
Ilustrasi perpustakaan - PUISI - Di Kota Yang Jauh Dari Buku-Buku 

PUISI - Di Kota Yang Jauh Dari Buku-Buku

TRIBUN-BALI.COM - Berikut ini puisi-puisi Romzul Falah.

Di Kota Yang Jauh Dari Buku-Buku

orang-orang selalu memikirkan perayaan dan lupa
meletakkan majalah-majalah dewasa di tempat
yang aman dari sasaran nafsu hujan, lupa
menyimpulkan nasib yang berserak di kaki gedung
atau di persimpangan tempat burung berkidung.

hari minggu berlalu sebagai kosong dan lahir
sebagai tempat foto sepasang kupu-kupu
pengantar berita di negeri jauh, orang-orang selalu
mengunjungi warung kopi dan membicarakan
hukum seruput lalu pulang seperti semut.

menunggu angin lewat atau daun jatuh di halaman
rumah dan lupa membereskan luka tanah
yang rentan terkena banjir air mata, terutama
terserang wabah kelelahan selama tujuh hari
dari kelahiran matahari.

di kota yang jauh dari buku-buku
orang-orang selalu berkumpul dan merancang
siasat membunuh waktu dengan bambu.

2019

Memasak Garam

:petani garam di Madura
dari ladang putih serupa salju,
berlarian janji ibu di dapur dan meluluh lantak
sakit-sakit di punggung yang asin berwarna matahari,
angin melempar peluh ke bukit-bukit yang tumbuh
dari tanah-tanah karapan.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved