Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Optimistis Kredit Melaju, Alex Berharap Akselerasi Kredit

Komisaris Utama BPR Lestari Bali, Alex P Chandra, optimistis kreditnya terus melaju walaupun kondisi kredit sedang melambat di Bali dan Indonesia

Tayang:
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
BPR Lestari - Optimistis Kredit Melaju, Alex Berharap Akselerasi Kredit 

Optimistis Kredit Melaju, Alex Berharap Akselerasi Kredit 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisaris Utama BPR Lestari Bali, Alex P  Chandra, optimistis kreditnya terus melaju walaupun kondisi kredit sedang melambat di Bali dan Indonesia.

“Tapi memang room-nya sudah terbatas, mungkin kami bisa tumbuh Rp 100 miliar lagi sampai akhir tahun,” katanya kepada Tribun Bali, di Denpasar, Minggu (13/10/2019).

Alex, sapaan akrabnya, mengatakan walau dalam ketidakpastian ekonomi namun kreditnya mampu tumbuh dengan risiko yang terkontrol.

Tetapi, ia mengakui ada banyak tantangan dalam penyaluran kredit 2019 ini.

Di antaranya risiko yang meningkat.

Sektor properti yang tidak kondusif, sehingga menyeret banyak bisnis-bisnis lainnya.

Seperti bisnis konstruksi, toko, cat, toko besi dan lain sebagainya.

“Kemudian sektor perhotelan yang belum pulih,” katanya.

Mengingat setelah erupsi Gunung Agung, dan persaingan dengan banyak negara luar cukup memukul pariwisata Bali.

Hal tersebut juga menyeret industri lainnya yang berkaitan dalam situasi tidak pasti.

“Jadinya kami harus memilih untuk memberikan kredit, serta harus super selektif. Nah, itu tidak banyak, jadi memang agak susah menyalurkan kreditnya,” jelas Alex.

Sementara itu, data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, menunjukkan penurunan kualitas kredit pada triwulan III (Juli) 2019 disebabkan meningkatnya NPL pada beberapa lapangan usaha utama.

Seperti industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, serta akomodasi dan makan minum.

“Sementara bila ditinjau dari sisi penggunaannya, NPL kredit untuk kegiatan produktif (modal kerja dan investasi) menunjukkan peningkatan,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

Sedangkan NPL untuk kredit konsumsi mengalami penurunan.

“Kualitas kredit UMKM juga menunjukkan penurunan di triwulan III (Juli) 2019, dibanding triwulan sebelumnya, baik untuk modal kerja maupun investasi,” katanya.

Kondisi ini tercermin dari peningkatan NPL, untuk kedua jenis kredit penggunaan tersebut.

Sementara itu, bila ditinjau dari lapangan usahanya, penurunan kualitas kredit terjadi di lapangan usaha industri, konstruksi, perdagangan dan akmamin.

Kualitas kredit syariah menunjukkan perbaikan, terutama didukung membaiknya kredit modal kerja. 

Tumbuh 28 Persen

Sementara itu, dari sisi lapangan usaha, membaiknya kualitas kredit syariah didukung membaiknya kualitas kredit pada lapangan usaha akmamin.

Pada triwulan III (Juli) 2019, perbankan Bali masih menunjukkan kinerja yang baik.

Pertumbuhan kredit masih menunjukkan akselerasi dibanding triwulan sebelumnya.

Sementara itu, penghimpunan dana (DPK) tercatat mengalami perlambatan.

Kualitas kredit secara umum sedikit menurun, tercermin oleh peningkatan NPL.

Namun demikian, kualitas pembiayaan syariah menunjukkan perbaikan tercermin oleh penurunan NPF.

Pertumbuhan kredit BPR Lestari year on year (yoy), pada September 2018-September 2019 tumbuh 28 persen.

Dari Rp 2,785 triliun pada September 2018 menjadi Rp 3,570 triliun pada September 2019.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved