Persempit Ruang Gerak Teroris di Pulau Dewata, Polisi Pertebal Penjagaan Pelabuhan Masuk Bali

Tim Densus 88 Mabes Polri dan Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali berusaha mempersempit ruang gerak teroris di Bali

Persempit Ruang Gerak Teroris di Pulau Dewata, Polisi Pertebal Penjagaan Pelabuhan Masuk Bali
Tribun Bali/Saiful Rohim
PERIKSA KENDARAAN - Polisi dibantu anjing pelacak memeriksa kendaraan yang masuk ke Bali lewat Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali, Minggu (1310/2019). Persempit Ruang Gerak Teroris di Pulau Dewata, Polisi Pertebal Penjagaan Pelabuhan Masuk Bali 

Persempit Ruang Gerak Teroris di Pulau Dewata, Polisi Pertebal Penjagaan Pelabuhan Masuk Bali

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Tim Densus 88 Mabes Polri dan Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali berusaha mempersempit ruang gerak teroris di Bali.

Penjagaan pelabuhan penyeberangan pun dipertebal dan dijaga ketat selama 24 jam.

Seperti terlihat di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, dan Pelabuhan Padang Bai, Karangasem.

Penjagaan di dua pelabuhan yang menjadi pintu masuk dan keluar Pulau Bali ini dijaga ketat oleh polisi, dan semua kendaraan diperiksa.

Penjagaan ketat ini dilakukan pasca ditangkapnya dua orang terduga teroris berinisial AT (45) dan ZAI (14) di wilayah Jembrana, Bali, Kamis (10/10/2019) pukul 02.35 Wita.

AT dan anaknya ZAI merupakan jaringan Abu Rara, pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.

Kapolsek Gilimanuk, AKP Gusti Nyoman Sudarsana, menyatakan penjagaan dilakukan dengan menurunkan personel 35 orang.

Mereka dibagi tiga shift jaga.

Setiap shift bertugas 12 hingga 15 personel.

Halaman
1234
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved