Warga Binaan Meningkat, Daya Tampung LP Klas II B Karangasem Overload

Jumlah warga binaan meningkat drastis pasca pemindahan warga binaan dari LP Kerobokan, Denpasar ke LP Karangasem Juni lalu.

Warga Binaan Meningkat, Daya Tampung LP Klas II B Karangasem Overload
Tribun Bali/Saiful Rohim
Suasana di dalam Lapas Klas II B Karangasem, Jumat (11/10/2019) siang. Tampak petugas dan warga binaan berlalu lalang di sekitar halaman lapas. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II B Karangasem semakin overload.

Jumlah warga binaan meningkat drastis pasca pemindahan warga binaan dari LP Kerobokan, Denpasar ke LP Karangasem Juni lalu.

Ditambah lagi masuknya warga binaan baru yang terlibat kasus tindak pidana.

Kepala LP Klas II B Karangasem, Rochidam mengungkapkan, LP Klas II B sangat overload.

Hingga saat ini, warga binaan mencapai 273 orang. Sementara kapasitas LP hanya 150 orang.

Berarti kelebihannya sekitar 123 warga binaan dari yang ditentukan.

"LP Karangasem sudah dari dulu overload. Sekarang ini sangat overload. Apalagi sering dapat kiriman warga binaan dari LP Kerobokan setiap tahun dan tambahan. Kebanyakan mereka terlibat narkoba serta pencurian," ungkap Rochidam, Minggu (13/10/2019) siang.

Ditambahkan, untuk bisa mengakomodir semua warga binaan, petugas lapas terpaksa menumpuk.

Kamar yang biasanya untuk 3 orang terpaksa diisi 9 - 10 orang. Kamar yang agak luas isi sekitar 12 waarga binaan.

Saat ini jumlah kamar yang ada sebanyk 57 unit, tersebar di Blok A, B, dan Blok C.

Petugas LP Karangasem juga mengencarkan kegiatan lanjutan sesuai prosedur yang ditentukan kementerian terkait Seperti asimilasi, pembebasan bersyarat (PB) serta cuti bersyarat (CB).

Tujuannya agar LP Karangasem tak overload, sehingga jumlah warga binaan di dalam lapas terus berkurang.

"Walaupun overload, tapi tetap aman dan nyaman. Kondisi di LP aman, belum pernah ada gesekan. Pendekatan, pengamanan, serta pembinaan ke warga binaan terus dilakukan. Makanya LP Karangasem masuk mediun security, yakni penangan tak maksimal dan longgar, serta banyak kegiatan," jelasnya. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved