Breaking News:

Simpang Ring Banjar

Warisan Gelungan Sakral Joged Gandrung Diupacarai Setiap Odalan Purnama Sasih Karo

Banjar Blanjong di Desa Sanur Kauh, Denpasar, Bali, memiliki warisan seni berupa tarian sakral yaitu Tari Joged Gandrung

Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Prasasti Blanjong merupakan peninggalan berupa batu tulis yang menggunakan bahasa Sansekerta dan Jawa Kuno. Prasasti Blanjong telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya tingkat kota oleh Wali Kota Denpasar. Warisan Gelungan Sakral Joged Gandrung Diupacarai Setiap Odalan Purnama Sasih Karo 

Upacara pemendakan di Pura Blanjong dilaksanakan pada Soma Langkir (2 hari setelah Hari Raya Kuningan).

Biasanya dilaksanakan dari pagi sampai sore hari.

Keunikan lainnya, konon Pura Blanjong ini tidak boleh dilewati oleh mayat atau orang yang menikah.

Masyarakat sekitar sudah mengetahui tentang aturan tersebut dan mereka diharuskan untuk berputar dulu ke jalan arah selatan.

“Cuman orang belum ada yang membuktikan kalau itu dilanggar seperti apa dampaknya karena belum ada yang berani mencoba,” ujarnya.

Aturan tersebut sudah diingatkan oleh tetua sebelumnya secara turun temurun.

Jadi belum ada yang berani ketika ada krama menikah mengambil pasangannya atau membawa mayat kemudian lewat di depan pura.

“Dampaknya kita belum tahu apakah cederà atau apa. Kita tidak berani mencoba melanggar itu,” imbuhnya.

Jadi Benda Cagar Budaya

Prasasti Blanjong telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya tingkat kota oleh Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved