Alasan Belum Puas, Buruh Bangunan Cekik Gadis Cantik hingga Tewas, Ternyata Baru Kenal dari Facebook

Misteri tewasnya wanita tanpa busana, tangan terikat dan bagian atasnya terlilit selimut di dalam kamar Hotel Omega Karawang akhirnya terkuak.

Alasan Belum Puas, Buruh Bangunan Cekik Gadis Cantik hingga Tewas, Ternyata Baru Kenal dari Facebook
istimewa
Misteri tewasnya wanita tanpa busana, tangan terikat dan bagian atasnya terlilit selimut di dalam kamar Hotel Omega Karawang akhirnya terkuak. Ternyata, korban berinsial O (28) itu dibunuh oleh teman kencannya, Ridwan Solihin (28). 

Pegawai hotel kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Polisi pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

"Dia (korban) menginap pada sekitar pukul 17.30 WIB," kata Iwan.

Selain itu, terdapat bintik-bintik pada jasadnya.

Hal tersebut berdasarkan keterangan sementara dokter forensik.

"Belum bisa dikatakan ada luka atau tidak. Karena sekapan itu bisa timbul bintik-bintik," tambah dia.

Kepolisian hingga saat ini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Lebih dari tiga saksi yang kami periksa," kata dia.

Ciri-ciri korban

Korban diketahui berinisial O dengan umur 28 tahun, berkulit putih, dan memilii rambut ikal sebahu.

Selain itu, pada tubuhnya terdapat tato salib di kaki kanan dekat mata kaki.

Iwan mengungkapkan, korban berinisial O dan berdasarkan KTP merupakan warga Cikarang.

"Yang jelas ciri-ciri korban berkulit putih, cantiklah, ada tanda (tato) di kakinya. Domisili sesuai dengan KTP adalah di Cikarang," ungkap Iwan.

Barang berharga korban masih utuh

Kapolsek Karawang Kota Kompol Iwan Ridwan menyebut, perhiasan wanita yang ditemukan tewas di Hotel Omega, Karawang, masih utuh.

"Barang-barang korban masih lengkap, gelang emas dan kalung masih ada," kata Iwan, Selasa (8/10/2019).

Hanya, kata Iwan, pihaknya tidak menemukan ponsel korban.

Polisi hanya menemukan alat cas di kamar 211, tempat korban ditemukan meninggal dunia.

Saat ini, jenazah korban sedang diautopsi di RSUD Karawang.

Hasilnya, kata Iwan, akan diumumkan beberapa hari lagi.

Namun, berdasarkan keterangan sementara dokter forensik, terdapat sejumlah bintik seperti iritasi di wajah korban.

"Kami menunggu keterangan resmi hasil autopsi untuk memastikan bintik-bintik itu akibat penganiayaan atau bukan, sekaligus mengetahui penyebab kematian korban," kata Iwan. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved