Bukti Sel-sel JAD Ada di Bali, Kepolisian Perketat Keamanan di Pulau Dewata

- Sementara itu, pasca ditangkapnya dua anggota jaringan JAD Bali, pihak kepolosian lebih memperketat dan meningkatkan kemananan di Pulau Dewata

Bukti Sel-sel JAD Ada di Bali, Kepolisian Perketat Keamanan di Pulau Dewata
Tribun Bali/Saiful Rohim
PERIKSA KENDARAAN - Polisi dibantu anjing pelacak memeriksa kendaraan yang masuk ke Bali lewat Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali, Minggu (13/10/2019).  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Sementara itu, pasca ditangkapnya dua anggota jaringan JAD Bali, pihak kepolosian lebih memperketat dan meningkatkan kemananan di Pulau Dewata, khususnya di pusat-pusat pariwisata.

Terlebih diketahui, AT dan ZAI sudah lama tinggal di Bali tepatnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur. ZAI bahkan lahir dan besar di Bali.

Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol Nyoman Gatra, mengatakan, penangkapan terhadap AT dan ZAI menandakan sel-sel dari kelompok JAD itu ada di Bali.

Karenanya semua elemen masyarakat harus waspada.

"Ya semua elemen masyarakat harus terlibat untuk pengamanan wilayah Bali dan bukan hanya polisi dan TNI saja," ujarnya, Senin (14/10).

Untuk daerah yang disisir untuk pengamanan di wilayah hukum Denpasar adalah lokasi-lokasi indekos.

Kapolresta Denpasar sudah menginstruksikan timnya untuk meningkatkan pengamanan.

“Unit-unit intelijen dan pengembang dan pembinaan serta penyuluhan wajib masuk ke komunitas-komunitas seperti kelompok pemilik rumah kos.

Kemudian lokasi yang digunakan tempat tinggal pendatang.

Jadi berdasarkan kejadian yang terjadi di luar wilayah Bali itu menjadikan rekomendasi bahwa kita tidak boleh menganggap Bali ini selalu aman," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Rino Gale
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved