Direktur PT Maspion Bersaksi, Uang Rp 149 Miliar Ditransfer ke Rekening PT Pecatu Bangun Gemilang

Direktur PT Maspion Bersaksi, Uang Rp 149 Miliar Ditransfer ke Rekening PT Pecatu Bangun Gemilang

Direktur PT Maspion Bersaksi, Uang Rp 149 Miliar Ditransfer ke Rekening PT Pecatu Bangun Gemilang
Tribun Bali/Putu Candra
Eska Kalasut (batik) sebelum memberikan keterangan di persidangan PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Setelah pada sidang sebelumnya menghadirkan bos Maspion Grup, Alim Markus sebagai saksi.

Selasa (15/10/2019) giliran Direktur PT Maspion, Eska Kalasut dihadirkan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan keterangan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar.

Sementara dari tiga terdakwa hanya I Ketut Sudikerta (51) dan Anak Agung Ngurah Agung (68) yang dihadirkan.

Sedangkan terdakwa I Wayan Wakil yang penahanannya dialihkan karena sedang sakit dan dirawat di Rumah Sakit Bali Med Jimbaran, Badung.

Selain Eska Kalasut, saksi tertunda pada sidang sebelumnya yang diperiksa keterangannya adalah karyawan di kantor Notaris Ni Nyoman Sujarni yakni Ida Ayu Mas Sukerti.

Di persidangan Eska Kalasut menjelaskan, bahwa pada tahun 2012 pihak Maspion Group terlebih dahulu bertemu Bupati Badung (kini mantan) Anak Agung Gede Agung.

Pertemuan itu dalam rangka menyampaikan jika PT Maspion berkeinginan berinvestasi di Bali.

Setelah itu, PT Maspion pun bertemu dengan terdakwa Sudikerta yang kala itu menjabat sebagai Wakil Bupati Badung.

Keinginan PT Maspion untuk berinvestasi disambut antusias oleh kedua pejabat Badung itu.

"Saya bertemu dengan Sudikerta tahun 2012. Sudikerta sangat antusias sekali. Pertama bertemu dengan terdakwa saat menyampaikan akan berinvestasi di Bali," ucap pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur Tahun 1953 ini menjawab pertanyaan tim jaksa yang di koordinir Jaksa I Ketut Sujaya.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved