Pemkab Jembrana Lima Kali Berturut-turut Dapat Penghargaan WTP

Pemkab Jembrana berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut.

Pemkab Jembrana Lima Kali Berturut-turut Dapat Penghargaan WTP
Pemkab Jembrana
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi Bali, Tri Budhianto menyerahkan penghargaan kepada Bupati Jembrana, I Putu Artha, di ruang rapat Bupati Jembrana, Senin (14/10/2019). Penghargaan diberikan karena Pemkab Jembrana berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pemkab Jembrana berhasil mempertahankan opini wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut.

Atas torehan prestasi itu, kabupaten di ujung barat Pulau Bali ini juga diberikan penghargaan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan RI.

Penghargaan diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi Bali, Tri Budhianto kepada Bupati Jembrana, I Putu Artha, di ruang rapat Bupati Jembrana, Senin (14/10/2019).

Turut hadir kepala KPPN Singaraja, Jordan, Kepala Bappeda & Litbang Jembrana I Ketut  Swijana, Kepala Inspektur Ni Wayan Koriani, serta pimpinan OPD penerima DAK Pusat.

Dikatakan Tri Buhianto, penghargaan dari Kementerian Keuangan ini sebagai apresiasi kepada pemda yang berhasil mempertahankan predikat WTP berturut-turut.

Hal ini sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa pengelolaan keuangan di daerahnya sudah terpenuhi.

“Saya ucapkan selamat sekaligus apresiasi kepada Kabupaten Jembrana atas Opini WTP kelima kalinya. Artinya, berbagai kriteria sudah dipenuhi Jembrana dan sudah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. Diantaranya kepatuhan terhadap regulasinya, peran APIPnya (Aparat Pengawasan Internal Pemerintah) juga kewajaran/kecukupan pelaporan. Ini modal yang sangat baik untuk Jembrana. Harapan kita  masyarakat bisa tahu bahwa APBD Jembrana dikelola baik,” kata Budhianto.

Terkait reward atas capaian kelimakalinya itu, pemerintah pusat juga rencananya memberikan “bonus” .

“Bonus itu  akan turun dalam bentuk transfer DID (Dana Insentif Daerah). Nilainya mencapai Rp 75 miliar,“ kata Budhianto.

Ia menambahkan, ada beberapa kriteria untuk meraih DID ini. Salah satunya pemerintah daerah itu harus berprestasi. 

Halaman
12
Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved