Tim Kemenhan RI Tinjau TMMD ke 106 Kodim 1619/Tabanan

Tim Kemenhan RI menuju lokasi TMMD untuk meninjau sasaran fisik pembuatan jembatan yang sedang dikerjakan oleh Satgas TMMD.

Tim Kemenhan RI Tinjau TMMD ke 106 Kodim 1619/Tabanan
Kodim 1619/Tabanan
Warga Desa Gubug dan Desa Bongan berbaur bersama anggota Satgas TMMD untuk mendengarkan pembekalan yang disampaikan Tim Wasbang Kemenhan RI 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN -Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 106 Kodim 1619/Tabanan selain mengerjakan sasaran fisik berupa pembangunan jembatan, pembetonan jalan dan pembuatan senderan, juga melaksanakan sasaran non fisik, seperti penyuluhan kesehatan, pembinaan pramuka, penyuluhan Kamtibmas maupun lalu lintas, penyampaian tentang proxy war, bahaya narkoba, wawasan kebangsaan dan materi lainnya.

Khusus untuk materi wawasan kebangsaan pada kegiatan TMMD Ke 106 kali ini, langsung disampaikan oleh Tim Wasbang dari Kementerian Pertahanan RI.

Tim ini dipimpin oleh Kolonel Inf Subarda didampingi Mayor Inf Soekmo, bertempat di Kantor Desa Gubug Pos Kotis TMMD Ke106 Kodim 1619/Tabanan.

Warga Desa Gubug dan Desa Bongan berbaur bersama anggota Satgas TMMD untuk mendengarkan pembekalan yang disampaikan Tim Wasbang Kemenhan RI yang menyampaikan hal-hal terkait kewajiban kita sebagai warga negara untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI dan mewaspadai segala bentuk ancaman atau disintegrasi bangsa.

6 Nama Yang Diisukan Akan Jadi Calon Menteri Jokowi, Ada Nama Prabowo Subianto di Menkopolhukam

Gali Informasi Pariwisata, DPRD Bali Berturut-turut Dikunjungi DPRD Kalsel dan Sumbar

"Kita adalah negara besar yang patut dijaga bersama, selain itu kita juga harus mewaspadai berbagai bentuk informasi bohong atau hoax yang dapat memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara", papar Mayor Inf Soekmo, Selasa (15/10/2019).

Tim juga menyampaikan tentang bahaya narkoba yang rentan menyerang siapapun, terutama generasi muda bangsa yang dapat mengancam kelangsungan hidup mereka sebagai generasi penerus bangsa.

"Hal-hal seperti ini yang harus kita waspadai dalam kondisi yang ada saat ini seperti narkoba, hoax dan yang lainnya", ungkapnya.

Senada saat dikonfirmasi, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto menjelaskan, kegiatan wawasan kebangsaan merupakan salah satu materi sasaran non fisik dari berbagai materi lainnya yang diberikan selama pelaksanaan TMMD Ke 106 ini.

TRIBUN WIKI: Ingin Makan Serombotan? Ini 12 Warung Penjual Serombotan di Denpasar

Kisah Wanita Lulusan S2 Menikah dengan Sopir Truk Orang Kampung Mengolok Ayah Dan Ibu Saya

Kegiatan seperti ini dimaksudkan dan bertujuan untuk lebih meningkatkan pemahaman warga negara sebagai bagian dari Bangsa Indonesia yang berbhinneka tunggal ika berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI 1945.

Tantangan bangsa saat ini sangat kompleks yang rentan mengakibatkan terjadinya disintegrasi.

Untuk itu, mari kita tumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara yang salah satunya dibekali dengan wawasan kebangsaan.

Dandim meyakini wawasan kebangsaan warga Desa Gubug dan Bongan sudah terpelihara dengan baik dan ini yang harus kita jaga dan kita tingkatkan termasuk semangat gotong-royongnya.

"Hal ini sudah kita rasakan selama pelaksanaan TMMD kali ini, kebersamaan dan gotong-royong berjalan baik", ungkap Letkol Toni.

Usai kegiatan pemberian materi wawasan kebangsaan, Tim Kemenhan RI menuju lokasi TMMD untuk meninjau sasaran fisik pembuatan jembatan yang sedang dikerjakan oleh Satgas TMMD.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved