Dalih Simon MCmenemy Setelah Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 1-3 di Bali
Pelatih Timnas Indonesia senior Simon MCmenemy, menegaskan tim nya bermain sangat bagus meski pun kalah 1-3 di Stadion Dipta Gianyar
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pelatih Timnas Indonesia senior Simon MCmenemy, menegaskan timnya bermain sangat bagus meskipun kalah 1-3 di Stadion Dipta Gianyar, saat menjamu Timnas Vietnam, Selasa (15/10).
Simon MCmenemy mengatakan Timnas Indonesia bermain bagus, organisasi bagus dan pertahanan bagus.
"Tadi kami bermain cukup bagus semua pemain. 70- 80 persen sangat bagus, bertahan bagus, organisasi bagus," kata Simon MCmenemy usai laga kepada awak media.
Menurut pelatih asal Skotlandia ini, tapi dalam 10 menit pemain tidak konsentrasi, dan kebobolan tiga gol dari Vietnam.
" tiga gol hadiah dari kita tanpa mengurangi rasa respect fair play kepada mereka. Mereka Tim muda yang pengalaman kita tahu mereka sering sama-sama," katanya.
Dia menambahkan, Timnas Indonesia senior sudah antisipasi korner tim lawan.
"Kita tahu kemana bola mau datang, kita tahu rutin korner mereka seperti apa.
Tapi mungkin konsentrasi. Tadi dalam kotak penalti kita tidak bisa lompat, mereka sambil lompat (duel) .
Mungkin di Liga 1 bukan pelanggaran tapi ini bukan di level Liga 1 lagi ini kualifikasi Piala Dunia, " jelas eks pelatih Bhayangkara FC.
McMenemy menambahkan, dalam laga kontra Vietnam di mana sedikit sentuhan atau gesekan di kotak penalti bisa penalti. Tadi di menit akhir ada mereka pemain jatuh kelihatan disentuh tapi tidak.
Ini wasit internasional, sedikit kesalahan bisa fatal.
"Banyak orang tidak tahu kita bermain di level dunia lawan tim pot 2 yang selama tiga tahun di atas, dan kita baru saja keluar dari sanksi FIFA.
Kita harus kembali kepada realita, bahwa hari ini sulit.
Inilah sepak bola, dan kita hidup harus tetap jalan terus, "ujarnya.
Irfan Bachdim, penyerang Timnas Indonesia, menyatakan hal yang sama seperti McMenemy sampaikan.
"Kita harus lebih konsentrasi, kita kurang konsentrasi.
Pemain harus introspeksi diri, kita harus evaluasi kalau tadi kita main dengan kepercayaan diri dan tambah pengalaman saya rasa tadi kita bisa memberikan kepercayaan.
Tapi masih ada game dan laga selanjutnya kita tidak bisa meninggalkan laga selanjutnya harus fokus dan pertandingan terbaik selanjutnya, "kata penyerang Bali United ini.
Nasib suram Timnas Indonesia
Nasib Timnas Indonesia senior makin suram di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Posisi Timnas Indonesia tak beranjak dari juru kunci klasemen sementara Grup G. Indonesia berada di posisi kelima dengan empat kekalahan beruntun.
Timnas Indonesia kalah telak dari tamunya Vietnam 1-3 dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (15/10). Timnas kebobolan satu gol di babak pertama. Gawang Muhammad Ridho dibobol Do Duy Manh.
Memasuki babak kedua Timans kembali kebobolan, malah dua gol langsung. Gawang tuan rumah kemasukan penalti Que Ngoc Hai dan gol dari Nguyen Tien Lienh.
Indonesia hanya membalas satu gol melalui penyerang Bali United Irfan Bachdim di tujuh menit terakhir. Irfan tampil dari bangku cadangan menggantikan Stefano Lilipaly.
Kekalahan itu membuat Timnas selalu kalah dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022. Selain itu, Skuat Garuda selalu kebobolan minimal tiga gol. Indonesia pun sudah defisit 11 gol.
Tanpa poin satupun, Indonesia, yang sudah menyelesaikan empat pertandingan, kian terbenam di dasar papan klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Sementara itu, Vietnam memuncaki papan klasemen dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.
PSSI Evaluasi Simon
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha menegaskan akan segera evaluasi pelatih Timnas Indonesia senior Simon MCmenemy. Evaluasi tersebut tak perlu menunggu kekalahan beruntun. Melainkan telah dievaluasi setiap game. Saat ditanya, apakah ada evaluasi Simon MCmenemy, Ratu Tisha menegaskan hal itu ada.
“Pastilah ada. Nggak harus tunggu tiga kali kalah, khan setiap kalinya kita sudah siapkan evaluasi,” ujar Ratu Tisha di Sanur, Denpasar kemarin.
Terkait usulan salah satu anggota Exco PSSI, agar Simon MCmenemy mengundurkan diri secara gentleman setelah empat kekalahan beruntun, Ratu Tisha mengatakan itu hanya usulan salah satu Exco. Perlu keputusan mayoritas Exco PSSI.
“Kita kembalikan kepada Exco PSSI untuk diambil keputusannya. (Exco usulkan untuk mundur). Keputusan Exco tak cuma satu,” kata Ratu Tisha.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sosok-mcmenemy.jpg)