Fakta Kasus Penusukkan di Kreneng Denpasar, Suami Telah Rencanakan Pembunuhan Istrinya Sedari Rumah

Fakta Kasus Penusukkan di Kreneng Denpasar, Suami Telah Rencanakan Pembunuhan Istrinya Sedari Rumah

Fakta Kasus Penusukkan di Kreneng Denpasar, Suami Telah Rencanakan Pembunuhan Istrinya Sedari Rumah
dok Tribun Bali/BPBD Kota Denpasar
Wanita korban penusukan di pintu masuk Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Wira Bakti Denpasar, Jalan Lely, Denpasar, Bali, Selasa (15/10/2019) pukul 19.45 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus penusukkan yang terjadi di sekitar Pasar Kreneng, Denpasar, Bali ternyata telah direncanakan oleh pelaku Rudianto (38).

Kasus yang mengejutkan publik Denpasar itu terjadi pada hari Selasa (15/10/2019) malam. 

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan, motif pelaku Rudianto (38) menusuk korbannya yang tak lain merupakan istri pelaku yakni Halima (30) murni karena cemburu.

Halima tewas di RSUP Sanglah sesaat setelah kejadian.

"Motif pelaku ini karena cemburu kepada korban. Korban itu istrinya," ujar Ruddi saat ditemui di Gedung Nari Graha, Renon, Denpasar hari ini Rabu (16/10/2019) sore.

Ruddi menjelaskan, korban alami luka tusukkan di punggungnya sebanyak 3 kali.

Penusukkan itu dinilai Ruddi dilakukan secara membabi buta.

Ruddi mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga sudah merencanakan pembunuhan tersebut.

"Kalau kita lihat kejadian ini sudah direncanakan karena dia cemburu. Untuk pisau yang digunakan kita masih lakukan penyelidikan, masih proses," tambahnya.

Terkait kronologi, Ruddi membeberkan, pelaku dan korban datang bersamaan kearah Pasar Kreneng, Denpasar dari arah Jimbaran menggunakan sepeda motor berboncengan.

Saat tiba dilokasi, pelaku langsung melayangkan aksinya dengan pisau yang sudah dibawa pelaku, lalu menusuk korban berkali-kali.

"Untuk korban ini istrinya. Korban mengalami luka tusuk sebanyak tiga kali, paling parah dibagian punggung," jelas Ruddi.

Kasus tersebut masuk di wilayah Polsek Denpasar Timur namun kasusnya ditangani Satreskrim Polresta Denpasar.

Pelaku dikenakan pasal 351 ayat 3 dan masih akan dilakukan perkembangan lebih lanjut.

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved