Firasat Tak Baik Sebelum Halimah Tewas Ditikam di Pasar Kreneng, Ida: Pak Istri Nggak Usah Diajak 

olihudin (34) harus menerima kenyataan pahit, istrinya, Halimah (28) tewas karena ditusuk oleh mantan suaminya, Rudianto (38).

Firasat Tak Baik Sebelum Halimah Tewas Ditikam di Pasar Kreneng, Ida: Pak Istri Nggak Usah Diajak 
dok Tribun Bali/BPBD Kota Denpasar
Wanita korban penusukan di pintu masuk Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Wira Bakti Denpasar, Jalan Lely, Denpasar, Bali, Selasa (15/10/2019) pukul 19.45 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Solihudin (34) harus menerima kenyataan pahit, istrinya, Halimah (28) tewas karena ditusuk oleh mantan suaminya, Rudianto (38).

Ida Royani (40) selaku kerabat korban mengatakan sebelum kejadian, Solihudin meminjam motornya untuk pergi ke Pasar Kreneng bersama korban.

"Tadi sebelum kejadian kan pak Solihudinnya sempet pinjam sepeda motor sama saya," ujarnya.

Mereka berangkat dari Jimbaran menuju Pasar Kreneng pukul 06.30 Wita.

"Ia pinjam motor saya sore jam 6.30, lalu setelah berapa jam, saya ditelfon sama pak Solihudin kalau istrinya ditusuk sama orang," jelasnya.

TRIBUN BALI/M Ulul Azmy

PENUSUKAN - Suasana lokasi kejadian penusukan di depan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISPOL) Wira Bakti, Pasar Kreneng, Denpasar, Selasa (15/10/2019) malam.
TRIBUN BALI/M Ulul Azmy PENUSUKAN - Suasana lokasi kejadian penusukan di depan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISPOL) Wira Bakti, Pasar Kreneng, Denpasar, Selasa (15/10/2019) malam. (Tribun Bali/Eurazmy)

Sesuai kabar yang diberikan Solihudin, Royani pun bergegas pergi ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah.

"Saya ditelefon sekitar jam 8.30, saya kaget dan langsung ke rumah sakit Sanglah bareng keluarga suami dan anak," katanya.

Sebelum kejadian, Royani mengaku memiliki firasat tidak baik hingga dirinya sempat melarang Solihudin untuk tidak mengajak korban pergi bersamanya.

"Dari sore itu perasaannya nggak enak saya sempet bilang ke pak Solehudin kalau istrinya enggak usah diajak, tapi mungkin karena kemana-kemana biasa pergi berdua karena mereka menikah baru dua bulan makanya istrinya mau ikut juga," katanya.

Royani mengatakan jika korban bekerja sebagai buruh serabutan.

Halaman
1234
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved