Jelang Pelantikan Jokowi, Gubernur Koster Minta Majelis Agama di Bali Lakukan Doa Bersama

Gubernur Bali Wayan Koster Surat Edaran Gubernur Nomor 454/2493/B.Kesra tentang doa bersama secara serentak.

Jelang Pelantikan Jokowi, Gubernur Koster Minta Majelis Agama di Bali Lakukan Doa Bersama
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Gubernur Bali Wayan Koster. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster Surat Edaran Gubernur Nomor 454/2493/B.Kesra tentang doa bersama secara serentak.

Surat edaran itu ditujukan kepada Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali dan Ketua Musyawarah Pelayanan Antar Gereja (MPAG) Provinsi Bali.

Selain itu, surat edaran juga diberikan kepada Ketua Wadah Antar Lembaga Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Bali dan Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Bali serta Ketua Keuskupan Denpasar.

Dalam surat edaran tertanggal 12 Oktober 2019 itu, Gubernur Koster mengimbau Ketua Majelis Agama tersebut agar melaksanakan doa bersama secara serentak di tempat suci/tempat ibadah masing-masing pada Kamis (17/10/2019) pukul 09.00 Wita atau menyesuaikan dengan waktu ibadah masing-masing.

Hal ini dilakukan dalam rangka Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 (Joko Widodo - Ma'ruf Amin) yang akan digelar pada Minggu, (20/10/2019).

Gubernur Koster menjelaskan, ajakan doa bersama ini dimaksudkan untuk memohon keamanan, kedamaian dan kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Kami mengajak seluruh masyarakat tetap bersatu menjaga keamanan nasional agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia berjalan lancar dan sukses," ujar asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ini.

Terkait dengan situasi keamanan yang berkembang belakangan ini, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan informasi yang beredar diruang publik tanpa mengetahui kebenarannya.

Gubernur Koster berharap, masyarakat tetap bersatu dan konsisten merawat NKRI untuk kedamaian seluruh anak bangsa.

"Mari kita jaga kondusifitas bangsa, mari kita dukung Presiden menyelesaikan tugasnya di periode pertama dan kita juga dukung beliau dalam melaksanakan tugasnya nanti pada periode kedua setelah dilantik," pungkasnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved