Jenazah Pemuda Asal Ubud Terdampar di Pantai, Ibu Jari Tangan Kanan Terikat Tali Hitam

Pemuda yang dari identitasnya diketahui berumur 24 tahun itu, ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.

Jenazah Pemuda Asal Ubud Terdampar di Pantai, Ibu Jari Tangan Kanan Terikat Tali Hitam
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kapolsek Gianyar, Kompol Ketut Suastika bersama BPBD Gianyar mengevakuasibmayat yang ditemukan terdampar di Pantai Siyut, Gianyar, Selasa (15/10/2019) sore 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Masyarakat di pesisir perbatasan Pantai Siyut dan Pantai Lebih, Gianyar, Bali dikejutkan oleh sesosok mayat yang terdampar di pesisir pantai, Selasa (15/10/2019) sore.

Dalam kantung belakang celana panjang yang dikenakan korban, terdapat identitas lengkap, di antaranya Surat Izin Mengemudi (SIM) dan KTP atas nama Pande Mahayasa, tinggal di Jalan Sandat Nomor 4 Banjar Taman Kaja, Kelurahan Ubud, Gianyar.

Pemuda yang dari identitasnya diketahui berumur 24 tahun itu, ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.

Mayatnya ditemukan dalam keadaan wajah lebam,  ibu jari tangan kanan terikat tali warna hitam.

Korban dievakuasi oleh PMI,  BPBD Gianyar, dan Polsek Gianyar ke RSUD Sanjiwani Gianyar.

Informasi terakhir yang dihimpun Tribun Bali, mayat korban telah dibawa ke RSUP Sanglah untuk diotopsi guna mencari tahu penyebab kematian korban.

Jenazah pemuda tersebut ditemukan oleh Balawista Gianyar.

Saat itu, sejumlah anggota tengah berjalan kaki  melakukan patroli di pinggir Pantai Lebih dan Siyut.

Setibanya di perbatasan Pantai Lebih dan Siyut, seorang anggota melihat sesosok mayat laki-laki terdampar di pinggir pantai dengan masih menggunakan celana panjang warna hitam.

Di saku celananya terdapat dompet warna hitam yang berisi SIM, KTP, dan sejumlah uang.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved