Korupsi Pembangunan Ruang Kelas, Beres Divonis Tiga Tahun Penjara & Bayar Uang Pengganti Rp 166 Juta

Beres divonis tiga tahun penjara karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan ruang kelas baru SMA Negeri 1 Atap

Korupsi Pembangunan Ruang Kelas, Beres Divonis Tiga Tahun Penjara & Bayar Uang Pengganti Rp 166 Juta
Tribun Bali/Rizal Fanany
Terdakwa I Nyoman Beres seusai menjalani sidang vonis kasus tindak pidana korupsi pembangunan ruang kelas di SMA Negeri Satu Atap Nusa Penida di Tipikor, Denpasar, Bali, Rabu (16/10/2019). Ia dinyatakan bersalah dan divonis tiga tahun penjara. Korupsi Pembangunan Ruang Kelas, Beres Divonis Tiga Tahun Penjara & Bayar Uang Pengganti Rp 166 Juta 

Korupsi Pembangunan Ruang Kelas, Beres Divonis Tiga Tahun Penjara & Bayar Uang Pengganti Rp 166 Juta

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Nyoman Beres (55) melalui tim penasihat hukumnya belum bersikap dan masih pikir-pikir atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim di persidangan Pengadilan Tipikor Denpasar, Denpasar, Bali, Rabu (16/10/2019).

Hal senada juga disampaikan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung.

Beres yang menjabat sebagai kepala sekolah (kepsek) SMA Negeri Satu Atap (SMAN Satap) Nusa Penida ini divonis tiga tahun penjara, karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan ruang kelas baru sekolah tersebut.

"Setelah berdiskusi dengan terdakwa, kami dari tim penasihat hukum masih pikir-pikir, Yang Mulia," ucap Vita selaku anggota penasihat hukum terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar kepada majelis hakim.

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila itu lebih ringan setahun dibandingkan tuntutan yang dilayangkan tim jaksa.

Pada sidang sebelumnya, tim jaksa menuntut Nyoman Beres dengan pidana penjara selama empat tahun, dan denda sebesar Rp 60 juta, subsider dua bulan penjara.

Sementara dalam amar putusan majelis hakim menyatakan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana dakwaan kesatu subsider.

Terdakwa dinilai melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang RI No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No.20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Nyoman Beres dengan pidana penjara selama tiga tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan dengan perintah tetap ditahan. Dan pidana denda sebesar Rp 50 juta, subsider dua bulan penjara," tegas Hakim Ketua I Wayan Sukanila.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved