Mengapa Cemburu Buta Bisa Membuat Seseorang Tega Membunuh?

Cemburu sebetulanya adalah hal yang wajar dirasakan semua orang. Namun, jika rasa cemburu tidak bisa dikontrol secara positif

Mengapa Cemburu Buta Bisa Membuat Seseorang Tega Membunuh?
Nova
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus penusukan yang diduga karena cemburu buta karena perselingkuhan terjadi di depan Stispol atau depan pasar malam Kreneng, Denpasar, Bali pada hari Selasa (15/10/2019) malam.

Korban adalah Halima (30).

Sedangkan pelaku penusukan yakni Rudianto (38) yang merupakan pasangan suami istri.

Lalu, mengapa cemburu bisa membuat seseorang tega membunuh?

Cemburu sebetulanya adalah hal yang wajar dirasakan semua orang.

Namun, jika rasa cemburu tidak bisa dikontrol secara positif, akan membuat seseorang melakukan tindakan nekat.

Seperti melukai diri sendiri, bunuh diri hingga tega melakukan pembunuhan terhadap pasangan atau orang yang menyulut api cemburu.

Seorang psikolog yang juga sebagai Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak P2TP2A Kota Denpasar, Dra. I Gusti Agung Sri Wetrawati, M.Si mengatakan tindakan pembunuhan tersebut dilakukan tidak bisa serta merta dikatakan pelaku mangalami gangguan jiwa hingga tega membunuh pasangannya.

"Untuk tahu dia gangguan jiwa harus tes dulu sama dokter. Ini bisa aja karena cemburu yang sangat berlebihan atau dia (pelaku) memang orangnya paranoid," jelasnya saat dihubungi, Rabu (16/10/2019).

Dijelaskannya, kondisi yang bisa menyebabkan seseorang tega membunuh pasangannya karena rasa cemburu yang sangat berlebihan dan tidak bisa mengontrolnya secara positif.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved