Parameter CO di Denpasar Bernilai Sedang Akibat Asap Kendaraan dan Pembakaran Sampah

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia memasang Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di Kota Denpasar

Parameter CO di Denpasar Bernilai Sedang Akibat Asap Kendaraan dan Pembakaran Sampah
Tribun Bali/I Putu Supartika
Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) yang terletak di Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Bali. Parameter CO di Denpasar Bernilai Sedang Akibat Asap Kendaraan dan Pembakaran Sampah 

Parameter CO di Denpasar Bernilai Sedang Akibat Asap Kendaraan dan Pembakaran Sampah

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia memasang Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di Kota Denpasar.

SPKU ini dipasang di Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, Bali, dan sudah beroperasi 19 Agustus 2019 lalu.

Pemantauannya bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar.

Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa mengatakan cara kerja dari alat ini, yakni mengukur kualitas udara secara umum yang lewat pada alat tersebut.

“Semua udara yang lewat pada alat akan diukur, direkam dan dimasukkan ke database. Nanti hasilnya bisa dilihat pada layar monitor operator maupun pada layar yang ada di tempat pelayanan publik Sewaka Dharma,” kata Wirabawa, Rabu (16/10/2019) sore.

Pengukuran ini bersifat real time dengan enam parameter kunci kualitas udara yang diukur, yakni partikulat (PM10), PM2, Sulfur Dioksida (SO2), Karbon Monoksida (CO), Ozon (O3), dan Nitrogen Oksida (NO2).

Masing-masing parameter ini memiliki baku mutu yakni PM10 baku mutunya 150ug/m3, PM2.5 dengan baku mutu 65ug/m3, SO2 dengan baku mutu 900ug/m3, CO dengan baku mutu 30.000ug/m3, O3 dengan baku mutu 235ug/m3, serta NO2 dengan baku mutu 400ug/m3.

Kualitas udara dikatakan baik apabila hasil pengukuran kurang dari atau sama dengan baku mutu.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved