Wiranto Disebut Kehilangan Darah 3,5 Liter, Tengku Zulkarnain: Darah Manusia Paling Banyak 6 Liter

Ali Ngabalin meceritakan penjelasan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Mayjen TNI dokter Terawan Agus Putranto terkait darah dan l

Wiranto Disebut Kehilangan Darah 3,5 Liter, Tengku Zulkarnain: Darah Manusia Paling Banyak 6 Liter
Kolase TribunNewsmaker/ Kompas/ YouTube Indonesia Lawyers Club
Tengku Zulkarnain analisis kejanggalan atas peristiwa penusukan Wiranto. 

Ali Ngabalin: Wiranto Kehilangan Darah 3,5 Liter, Tengku Zulkarnain: Darah Manusia Paling Banyak 6 Liter

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Menko Polhukam, Wiranto disebut-sebut kehilangan banyak darah akibat penusukan yang dialaminya pada Kamis (10/10/2019) siang di wilayah Menes, Pandeglang, Banten.

Wiranto diserang oleh 2 pelaku masing-masing berinisial SA dan FA menggunakan senjata tajam yang terkonfirmasi sebagai kunai, sejenis pisau kecil dengan ujung lancip dan tajam di kedua sisinya.

Akibat serangan itu, sang jenderal itu mengalami luka tusuk yang cukup serius hingga membuatnya harus dirujuk ke RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, setelah mendapatkan perawatan darurat di RS Berkah, Pandeglang.

Tenaga Ahli Deputi IV KSP Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan hasil pemeriksaan dokter pada Wiranto.

Ali Ngabalin mengatakan darah yang tertampung akibat luka tusuk yang dialami Wiranto sebanyak 3 liter.

Hal itu ia ungkapkan di acara Apa Kabar Indonesia Pagi yang tayang pada Jumat (11/10/19).

Ali Ngabalin meceritakan penjelasan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Mayjen TNI dokter Terawan Agus Putranto terkait darah dan luka yang diderita oleh Wiranto.

Menurut Ali Ngabalin dari keterangan dokter, Wiranto menderita luka tusukan dengan kedalam sekitar 10 sentimeter.

"Menurut keterangan pak Terawan dua tusukan, kedalamanya sekitar 10 cm, " kata Ali Ngabalin.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved