44 Desa di Bangli Tak Dapat Air PDAM, Kondisi Topografi jadi Kendala Penyambungan

Setidaknya sebanyak 44 desa di Bangli belum tersentuh pelayanan air bersih dari PDAM.

44 Desa di Bangli Tak Dapat Air PDAM, Kondisi Topografi jadi Kendala Penyambungan
Tribun Bali/Fredey Mercury
Warga di Dusun Paselatan, Desa Abang Batudinding, Kintamani berebut air bersih, Senin (14/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pelayanan air bersih di Bangli hingga kini belum dinikmati bagi seluruh masyarakat.

Setidaknya sebanyak 44 desa di Bangli belum tersentuh pelayanan air bersih dari PDAM.

Pelaksana tugas (plt) Direktur PDAM Bangli, Nyoman Terus Arsawan mengatakan, dari total 72 desa di Bangli, pelayanan air dari PDAM baru menyentuh pada 28 di antaranya.

Ia menekankan, data tersebut merupakan desa yang sudah mendapat pelayanan PDAM di wilayah Bangli.

Sebab ada kemungkinan desa yang terdata belum mendapat pelayanan dari PDAM, telah mendapat program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), maupun telah mengelola air secara swadaya.

“Seperti di Desa Awan, Kintamani ada kelompok-kelompok masyarakat yang mengangkat air secara swadaya,” ujarnya, Rabu (16/10/2019).

Ia mengatakan, dari total 44 desa yang belum mendapat pelayanan PDAM, sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Kintamani.

Berdasarkan rinciannya, untuk kecamatan Kintamani terdata 38 desa, Kecamatan Susut 4 desa, dan masing-masing 1 desa di Kecamatan Bangli dan Tembuku.

Hanya saja, pihaknya tidak bisa memberikan data secara pasti berapa jumlah desa yang sama sekali belum mendapat pelayanan air.

“Itu masih dalam pendataan lebih lanjut,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved