80 Personel Polres Tabanan Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih

80 Personel Polres Tabanan Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih

80 Personel Polres Tabanan Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih
Polres Tabanan
Apel Gelar Pasukan Cipta Kondisi II 2019 di halaman Mapolres Tabanan, Tabanan, Bali, Kamis (17/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Polres Tabanan mengerahkan 80 personelnya untuk menjaga situasi kamtibmas aman dan kondusif di wilayah huumnya menjelang dan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024.

Kegiatan ini diawali dengan apel gelar pasukan Operasi Cinta Kondisi II tahun 2019 di halaman Mapolres Tabanan, Kamis (17/10).

Apel yang dipimpin oleh Wakapolres Tabanan, Kompol Ni Made Sukerti ini menandakan kesiapan Polres Tabanan dalam melaksakan kegiatan operasi Cipkon yang berlangsung selama 5 hari terhitung dari 17-21 Oktober mendatang.

Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Made Budiarta menjelaskan, operasi ini mengedepankan kegiatan preventif, preventif didukung kegiatan represif dan represif non yustisial (persuasif edukatif ) dengan sasaran potensi gangguan pada saat dan pasca kegiatan yang mungkin bisa menghambat/mengganggu jalannya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019 - 2014. 

“Jadi pada intinya bagaimana kita berupaya menciptakan, menjaga situasi kamtibmas di Wilkum Polres Tabanan tetap aman kondusif. Operasi yang kita laksanakan ini tentuna harus dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga semua rangkaian kegiatan masyarakat berjalan aman dan nyaman,” jelas Budiarta.

Ia melanjutkan, selain 80 personel ini semua Polsek jajaran juga melakukan kegiatan di masing-masing wilayah dan menjaga situasi kamtibmas. Misalnya, untuk Unit Sabhara lakukan patroli ke seluruh wilayah. Kemudian dari Unit Lantas juga melakukan pengaturan lalulintas, serta penjagaan pada titik rawan dan pada tempat kegiatan masyarakat.

“Meskipun crime total (kejahatan) di Wilkum Polres Tabanan tidak tinggi, namun paling tidak kita bisa mempertahankan agar situasi tetap aman dan kondusif. Kemudian juga kami akan menjalin dan menggalang semua komponen yang ada untuk bersama-sama mewaspadai adanya berita Hoax, dan giat-giat tertentu para kelompok Intoleran, Radikal/ terorisme,” tegasnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved