Buang Sampah Sembarangan, Dua Warga Klungkung Dilimpahkan ke Pengadilan

"Kami bertindak tegas, dengan melimpahkan dua warga ke pengadilan. Ini pertama kalinya kami lakukan untuk warga yang membuang sampah sembarangan,

Buang Sampah Sembarangan, Dua Warga Klungkung Dilimpahkan ke Pengadilan
Satpol PP Klungkung
Dua warga yang tinggal di Lingkungan Pegending menjalani sidang tipiring, di Pengadilan Negeri Semarapura, Kamis (17/10/2019). Keduanya dipergoki Satpol PP membuang sampah sembarangan. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - I Kadek Yuli Samiadnyana (44) dan Kadek Sutrawan Laksana Budi (45) harus duduk di kursi pesakitan pengadilan Negeri Semarapura, Kamis (17/10/2019).

Kedua warga yang tinggal di Lingkungan Pegending itu, langsung disidang di Pengadilan setelah kepergok membuang sampah sembarangan di Kelurahan Semarapura Kauh.

Kasatpol PP dan Damkar Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, pihaknya mulai tegas dalam menindak warga yang membuang sampah sembarangan di wilayah Klungkung.

Pertama kalinya, pihaknya melimpahkan warga yang membuang sampah sembarangan ke pengadilan negeri Klungkung untuk menjalani sidang tipiring.

"Kami bertindak tegas, dengan melimpahkan dua warga ke pengadilan. Ini pertama kalinya kami lakukan untuk warga yang membuang sampah sembarangan, dan ini akan terus kami lakukan," jelasnya.

Selama tiga hari belakangan ini, Satpol PP "kucing-kucingan" dengan para warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Lestarikan Permainan Tradisional, Siswa PAUD Kartini Kukuh Bermain  “Goak Ngemaling Taluh”

Bank Bukopin Gelar Kegiatan Edukasi Laku Pandai Festival Klungkung Serunya Nabung

Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 04.30 Wita, Satpol PP langsung mengamankan Kadek Yuli dan Kadek Sustrawan yang kepergok membuang sampah di atas trotoar di seputaran Jalan Waturenggong, Semarapura Kauh.

" Kami langsung amankan dan sidik di Kantor Satpol PP Klungkung. Kebetulan hari Kamis ada jadwal Sidang Tipiring, kami limpahkan kedua warga ini ke pengadilan negeri Semarapura," ujar Putu Suarta.

Dari hasil sidang, kedua terdakwa terbukti melanggar Perda Klungkung No 7 th 2014, tentang pengelolaan sampah.

Pemerintah Wajibkan Label Halal Mulai Hari Ini, Bagaimana Dengan Industri Lokal?

Lanjutkan Misi #MakeanImpact, BPR Lestari Mebanjar Hadir di Desa Ulakan Karangasem

Keduanya pun dikenakan denda masing-masing Rp 200 ribu dan dikenakan biaya perkara Rp 500.

"Di seputaran Kota Semarapura kan tidak ada lagi TPS, akan tetapi kami lihat banyak titik-titik yang dipakai oleh masyarakan untuk menaruh/membuang sampah sembarangan. Nanti akan kami tindak tegas dan semuanya kami bawa ke pengadilan, termasuk yang buang sampah ke sungai," tegas Putu Suarta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved