Cok Ace Kritik Foto Pelecehan Pura 2017 yang Kembali Diviralkan, Begini Komentarnya

Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), menyayangkan foto pelecehan pura yang diunggah tahun 2017 kembali diviralkan

Cok Ace Kritik Foto Pelecehan Pura 2017 yang Kembali Diviralkan, Begini Komentarnya
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Wagub Cok Ace (tengah) bersama Wakil Ketua Biro Hukum PHRI Bali Putu Subada Kusuma (kiri) dan Ketua BTB Ida Bagus Agung Partha Adnyana (kanan) menunjukkan surat pernyataan Pemprov Bali terkait RKHUP saat konferensi pers di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Senin (23/9/2019) 

Saat ini pemerintah tengah melakukan penataan kesucian kawasan tersebut. Penataannya dirancang agar wisatawan tidak sembarangan bisa masuk ke areal pura.

"Sedang kita rancang, dalam proses desain. Astungkara tahun depan sudah mulai eksekusi," kata dia.

"Kita sudah berbuat, kita selaku pemerintah, PHDI, majelis adat sudah berbuat," tegasnya lagi.

DJ Sekaligus Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Polisi Atas Dugaan Kasus Narkoba

Lalu apakah wisatawan yang melecehkan pura harus diganjar hukuman?

Wagub Cok Ace mengatakan, hal itu tergantung pada tingkat kesalahannya dan dilihat pula seberapa obyek yang dilecehkan.

Dicontohkan olehnya, misalnya ada wisatawan yang duduk di Patung Bathara Wisnu di pinggir jalan di Batubulan dengan wisatawan yang duduk di patung sama tapi di pura kahyangan tentunya mempunyai nilai pelecehan yang berbeda.

"Karena kalau kita ngomong masalah hukum, harus memang jelas. Tidak embivalen jadinya," kata dia.

Ditambahkan, Pemprov Bali saat ini juga sedang membuatkan aturan berupa Peraturan Daerah (Perda) mengenai perlindungan barang barang sakral, pratima, dan sebagainya.

Perda itu dirancang karena melihat selama ini orang yang melecehkan barang sakral, seperti pratima dan sebagainya, hanya dipandang nilai ekonomis semata.

“Orang nyuri barong, ditanya berapa nilai barong di Pasar Sukawati. (Harga) itu dipakai akhirnya kan (hukumannya) rendah.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved