Kerap Konsumsi Minuman Latte? Jangan Keseringan, Ini Dampak Buruknya

Tak sedikit orang menggemari minuman latte. Sayangnya, kandungan gula dalam minuman ini relatif tinggi

Kerap Konsumsi Minuman Latte? Jangan Keseringan, Ini Dampak Buruknya
kompas.com
Ilustrasi 

- Seperempat cangkir cokelat kacang bersalut gula mengandung 29 gram gula.

"Walau jus mengandung nutrisi tertentu, tetapi konsumsinya tetap harus dibatasi," kata Dr.Frank Hu, profesor nutrisi dan epidemiologi.

Cara gampang untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2 adalah membatasi asupan makanan dan minuman yang tinggi gula.

Mengganti sekaleng soda atau satu kemasan jus buah dengan air putih atau kopi tanpa gula sudah cukup membantu menekan risiko diabetes 2-10 persen.

Elliot menegaskan, gula bisa lebih menimbulkan kecanduan dibanding heroin.

"Tetapi kita terpapar gula setiap saat dan masyarakat menganggapnya sebagai hal normal dibanding zat adiktif lainnya. Jadi, lebih sulit menghindari kecanduan gula," paparnya.

Ketika membantu kliennya mengurangi kecanduan gula, Elliot mengamati kebanyakan kebiasaan itu berasal dari pilihan makanan yang tampak tidak berbahaya, seperti krimer kopi.

"Kebanyakan klien tidak bisa berhenti mengonsumsi krimer kopi yang manis, padahal ada banyak gula di dalam sajian yang kecil itu," katanya.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sering Konsumsi Minuman Latte Tingkatkan Risiko Diabetes

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved