Pelarian Pria asal Pati yang Tega Bakar Istrinya Berakhir, Tertangkap di Rembang & Kirim Chat Begini

Purianto tertangkap polisi di dalam bus Widji jurusan Surabaya-Semarang saat menggelar pemeriksaan di lokasi pemberhentian di Rembang, Jawa Tengah.

Pelarian Pria asal Pati yang Tega Bakar Istrinya Berakhir, Tertangkap di Rembang & Kirim Chat Begini
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Foto Purwanto dan Putri - Kronologi kekerasan rumah tangga yang berujung suami membakar istri di kamar kos, 'D Kost', Jalan Ketintang Baru II A No 3A, RT 1 RW 2, Ketintang, Gayungan, Surabaya, selasa (15/10/2019). 

"Kemarin kita cuci lukanya, kita pastikan luas luka bakarnya 16 persen mengenai wajah, leher, kedua lengan dan kaki kiri," kata dr Pesta Parulian di RSUD Dr Soetomo, Rabu (16/10/2019).

Saat ini pasien sudah dapat berkomunikasi, namun masih terbatas.

Pihaknya juga mengevaluasi apakah ada gangguan paru-paru dari dampak luka bakar di bagian leher pasien.

"Luka dalam paru-paru masih evalusi, tapi gambaran kritis tidak sampai disana. Perkembangan berikutnya kita lihat kedepannya," ujar Pesta.

Pihaknya perlu menunggu satu kali dalam 24 jam untuk pemeriksaan lanjutan.

"Kita butuh 1x24 jam memastikan jalan nafas pasien tidak terhambat atau bebas dari lukanya," kata dia.

Kronologi

Diketahui, Putri yang berasal dari Desa Sembung, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban tersebut baru menikah dengan Purwanto 1,5 bulan yang lalu.

Dilansir dari TribunJatim, keduanya sebelumnya terlibat pertengkaran rumah tangga hingga akhirnya Purianto membakar Putri yang merupakan istrinya sendiri.

Pada Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 08.00 WIB, Putri datang ke kosan bersama ibunya bermaksud untuk mengemasi barang-barang pribadinya.

Ibu Putri, Sumiyati mengatakan, setiap hari anak semata wayangnya tinggal bertiga dengan suami dan seorang bayi perempuan di Ketintang.

Sedangkan Sumiyati tinggal di Ploso Surabaya.

Saat berada di rumah Ploso, Surabaya, Sumiyati meminta anaknya untuk tinggal sementara waktu di rumah mereka di Parengan, Tuban karena sedang bertengkar.

"Soalnya mereka (Putri dan Purwanto) tengkar, niatnya saya bawa pulang ke Tuban tapi tidak bawa baju ke Ploso," kata Sumiyati.

Heri Suwardoyo, yang merupakan penjaga kos mengatakan, saat Putri datang bersama ibunya, Putri dan suaminya terlibat cekcok lagi di dalam kamar kosan.

"Cekcoknya ya ada di dalam, mertuanya sekalian juga ada di dalam, ya enggak terlalu bentak-bentak karena ada mertuanya," jelasnya.

Heri yang saat itu sedang membersihkan area lorong di kawasan kosan tersebut terkaget saat mendengar jeritan.

Heri langsung terjingkat dan berlari mendekat ke kamar kosan tersebut.

Ternyata ia melihat api sudah membakar kasur matras berukuran 2 x 2 meter.

"Terus dari dalam teriak-teriak terbakar terbakar," jelas pria Heri.

Menurut Heri, saat peristiwa tersebut terjadi, ibu Putri sedang menelpon mobil yang akan menjemput mereka untuk pergi.

"Mereka datang mau pisahan, kesini mau kemasi barang-barang, terus ibunya keluar telpon pesan travel," terang Heri.

Kasus suami bakar istri di Surabaya (Tribun Jatim/Luhur Pambudi)
(Tribunnews.com/Tio,Sinatrya) (TribunJatim/LuhurPambudi/NurIkaAnisa, Surya.co.id/AkiraTandika)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Terkini Suami Bakar Istri, Purianto Ditangkap di Dalam Bus, Begini Kondisi Putri sang Istri, 

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved