Penyelundupan 17 Ribu Benih Lobster, Tiga Mantan Pegawai Maskapai Dituntut 1,5 Tahun

Agus Purnomo, I Putu Agus Surya Astika dan Ali Taufiq Ikbal dinilai bersalah terkait kasus penyelundupan 17 ribu lebih bibit lobster

Penyelundupan 17 Ribu Benih Lobster, Tiga Mantan Pegawai Maskapai Dituntut 1,5 Tahun
Tribun Bali/Rizal Fanany
Tiga terdakwa yakni Agus Purnomo alias Agus alias Cungkring (24), I Putu Agus Surya Astika alias Roska (32) dan Ali Taufiq Ikbal alias Ali (31) menjalani sidang kasus penyelundupan 17 ribu lebih bibit lobster di Pengadilan Negeri Denpasar, Denpasar, Bali, Kamis (17/10/2019). Penyelundupan 17 Ribu Benih Lobster, Tiga Mantan Pegawai Maskapai Dituntut 1,5 Tahun 

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Agus Purnomo alias Agus alias Cungkring, I Putu Agus Surya Astika alias Roska dan Ali Taufiq Ikbal alias Ali dengan pidana penjara masing-masing selama satu tahun dan enam bulan dan denda masing-masing denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan, dikurangi selama para terdakwa menjalani tahanan sementara dengan perintah tetap ditahan," tegas Jaksa I Made Lovi.

Diungkap dalam surat dakwaan, kasus ini berawal pada tanggal 31 Agustus 2019.

Di mana terdakwa Ali yang merupakan pegawai maskapai AirAsia mendapat permintaan dari orang yang menurutnya bernama Zulkarnaen alias Zemzem alias Hendrik untuk mengirim (memasukkan ke pesawat AirAsia) benih lobster.

Terdakwa Ali pun menyanggupi, dan akan melakukan pengiriman benih lobster pada hari Senin (2/9/2019) dengan upah Rp 20 juta.

Selanjutnya terdakwa Ali memberitahu dan mengajak terdakwa Agus Purnomo serta terdakwa Agus Surya (keduanya pegawai maskapai AirAsia) melalui grup WhatsApp).

Buang Sampah Sembarangan, Dua Warga Klungkung Dilimpahkan ke Pengadilan

Lestarikan Permainan Tradisional, Siswa PAUD Kartini Kukuh Bermain  “Goak Ngemaling Taluh”

Lalu ketiganya pun menyepakati dan berbagi tugas.

Terdakwa Ali bertugas mengambil benih lobster dari Zulkarnaen.

Kemudian membawa benih itu ke ruang receiving PT ACS Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk diserahkan ke terdakwa Agus Purnomo.

"Setelah menerima benih lobster itu, terdakwa Agus Purnomo dan terdakwa Agus Surya bertugas membawa benih itu ke dalam pesawat untuk diserahkan ke seseorang, dan nantinya benih itu dibawa ke Singapura," ungkap Jaksa Made Lovi.

Tanggal 2 September 2019 pukul 02.00 Wita, terdakwa Ali menyuruh terdakwa Agus Purnomo mengambil dan menyiapkan kardus di gudang preparation Gedung ACS.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved