Penyelundupan 17 Ribu Benih Lobster, Tiga Mantan Pegawai Maskapai Dituntut 1,5 Tahun

Agus Purnomo, I Putu Agus Surya Astika dan Ali Taufiq Ikbal dinilai bersalah terkait kasus penyelundupan 17 ribu lebih bibit lobster

Penyelundupan 17 Ribu Benih Lobster, Tiga Mantan Pegawai Maskapai Dituntut 1,5 Tahun
Tribun Bali/Rizal Fanany
Tiga terdakwa yakni Agus Purnomo alias Agus alias Cungkring (24), I Putu Agus Surya Astika alias Roska (32) dan Ali Taufiq Ikbal alias Ali (31) menjalani sidang kasus penyelundupan 17 ribu lebih bibit lobster di Pengadilan Negeri Denpasar, Denpasar, Bali, Kamis (17/10/2019). Penyelundupan 17 Ribu Benih Lobster, Tiga Mantan Pegawai Maskapai Dituntut 1,5 Tahun 

Kemudian terdakwa Ali dengan mengendarai mobil, mengambil benih di parkiran Toko Indomart Jalan Raya Kuta.

Setiba di parkiran, terdakwa Ali dan Zulkarnaen memasukkan 1 tas yang didalamnya ada 20 kantong plastik berisi benih lobster ke dalam kardus paper cup.

"Seusai menerima benih itu, terdakwa Ali langsung membawa ke ruang receiving. Setelah itu ia memberitahu kepada dua terdakwa jika benih lobster sudah berada di ruang receiving," papar Jaksa I Made Lovi.

Bank Bukopin Gelar Kegiatan Edukasi Laku Pandai Festival Klungkung Serunya Nabung

Proyek DNA, Menelusuri Asal-usul Orang Indonesia Sesungguhnya

Sekitar pukul 06.00 Wita, terdakwa Agus Purnomo bersama terdakwa Agus Surya hendak mengambil kardus yang telah berisi belasan ribu benih lobster dengan menggunakan mobil.

Namun belum sempat mengambil, keduanya ditangkap petugas dari KPPBC TMP Ngurah Rai.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan di dalam mobil box yang dikendarai kedua terdakwa ditemukan 1 kardus yang berisi 1 tas.

Di dalam tas itu ada 20 kantong plastik berisi benih lobster.

Lalu dilakukan penghitungan dan hasilnya terdapat benih lobster jenis mutiara sebanyak 529 ekor.

Benih lobster jenis pasir berjumlah 16.663 ekor.

Sehingga total keseluruhan benih lobster 17.192 ekor.

Atas perbuatan ketiga terdakwa telah merugikan negara terhadap sumber daya ikan sebesar Rp 2.605.250.000.

Di mana perhitungannya harga benih di tingkat pembudidaya di Vietnam untuk jenis pasir Rp 150 ribu per ekor.

Jenis mutiara per ekor Rp 200 ribu.

Dengan rincian 16.663 ekor X Rp 150 ribu ditambah 529 ekor X Rp 150 ribu.

Jumlah nominal Rp 2.605.250.000.

(*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved