Sempat Kabur Saat Ditahan Polda Bali, WN Rusia Dituntut 10 Tahun Terkait Kepemilikan Narkotik

Andrei Spiridonov dituntut pidana penjara selama 10 tahun karena bersalah memiliki narkotik golongan I

Sempat Kabur Saat Ditahan Polda Bali, WN Rusia Dituntut 10 Tahun Terkait Kepemilikan Narkotik
Tribun Bali/Rizal Fanany
Andrei Spiridonov (36) dituntut pidana penjara selama 10 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Denpasar, Bali, Kamis (17/10/2019). Warga Negara (WN) Rusia yang sempat kabur kala ditahan di Polda Bali bulan April lalu itu, dinilai bersalah memiliki narkotik golongan I. Sempat Kabur Saat Ditahan Polda Bali, WN Rusia Dituntut 10 Tahun Terkait Kepemilikan Narkotik 

Sempat Kabur Saat Ditahan Polda Bali, WN Rusia Dituntut 10 Tahun Terkait Kepemilikan Narkotik

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Andrei Spiridonov (36) dituntut pidana penjara selama 10 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Denpasar, Bali, Kamis (17/10/2019).

Warga Negara (WN) Rusia yang sempat kabur kala ditahan di Polda Bali bulan April lalu itu, dinilai bersalah memiliki narkotik golongan I.

Terdakwa yang menolak didampingi penasihat hukum ini akan menanggapi dengan mengajukan pembelaan tertulis.

"Yang Mulia, terdakwa akan mengajukan pembelaan," ucap Wayan Ana selaku penerjemah terdakwa.

Dengan demikian sidang dilanjutkan pekan depan, mengagendakan pembacaan nota pembelaan oleh terdakwa, pemegang paspor No. 730667929 yang mengaku tinggal tidak menetap di Bali alias nomaden ini.

Sementara dalam surat tuntutannya, Jaksa I Made Dipa Umbara menyatakan, Andrei Spiridonov telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotik golongan I dalam bentuk tanaman.

Erick Thohir Buka Suara Soal Kabinet Jokowi Jilid II, Pilih yang Sudah Berkeringat

BMPS Akan Gelar FGD dan Dorong Pemerintah Lakukan Kajian Soal Pembangunan Enam SMA/SMK Baru di Bali

Berupa 1 plastik tertempel tulisan Mimosa Hostilis Hidden Valley 200 gr berisi potongan batang tanaman berwarna ungu mengandung sediaan narkotik jenis N, N-Dimethyltryptamine (DMT) seberat 200 gram netto.

Terdakwa yang mengaku punya banyak pekerjaan, konsultan psikologi, yoga, pijat dan spiritualis ini dijerat Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik, sebagaimana dakwaan alternatif pertama jaksa penuntut.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Andrei Spiridonov berupa pidana penjara selama 10 tahun, dikurangi selama menjalani tahanan sementara dengan perintah tetap ditahan. Menghukum terdakwa membayar denda Rp 800 juta subsider lima bulan penjara," tegas Jaksa Dipa Umbara dihadapan majelis hakim pimpinan Dewa Budi Watsara.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved