Setiap Tahun Ada yang Pensiun, 12 Puskemas di Bangli Kekurangan Tenaga Kesehatan

Kekurangan tenaga kesehatan paling banyak terdata untuk tenaga bidan dengan jumlah 54 orang.

Setiap Tahun Ada yang Pensiun, 12 Puskemas di Bangli Kekurangan Tenaga Kesehatan
pixabay.com
Ilustrasi tenaga medis 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kabupaten Bangli masih kekurangan tenaga kesehatan di puskesmas.

Kekurangan tenaga kesehatan paling banyak terdata untuk tenaga bidan dengan jumlah 54 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangli, I Wayan Jimat mengatakan, kekurangan ini sudah terjadi sejak lama.

Ini karena perekrutan CPNS untuk tenaga kesehatan terakhir kali dilakukan pada tahun 2010.

“Tiap tahun kekurangan tenaga ini terus bertambah karena tiap tahun pula ada tenaga kami yang pensiun,” ujarnya Wayan Jimat, Rabu (16/10/2019).

Mengacu pada Permenkes 75 Tahun 2014 tentang pusat kesehatan masyarakat, ia mengatakan masih perlu melakukan penambahan pada sejumlah tenaga dari dokter, tenaga apoteker, tenaga lab, tenaga gizi, perawat, hingga bidan.

“Jadi semua puskesmas dari total 12 puskemas kekurangan tenaga,” ujarnya.

Jimat mengaku telah mengajukan usulan pemenuhan tenaga kesehatan pada pemerintah daerah.

Sebab kekurangan tenaga menyulitkan pihaknya untuk memenuhi program-program pembangunan kesehatan.

Satu di antaranya pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved