Tempat Bermain Anak di Graha Sewaka Dharma Lumintang Tak Dioperasikan, Ini Alasannya

Sebuah tempat bermain anak yang berada di kawasan Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang belum dimanfaatkan

Tempat Bermain Anak di Graha Sewaka Dharma Lumintang Tak Dioperasikan, Ini Alasannya
Tribun Bali/I Putu Supartika
Tempat bermain anak di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Bali, yang belum dimanfaatkan. Tempat Bermain Anak di Graha Sewaka Dharma Lumintang Tak Dioperasikan, Ini Alasannya 

Tempat Bermain Anak di Graha Sewaka Dharma Lumintang Tak Dioperasikan, Ini Alasannya

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah tempat bermain anak yang berada di kawasan Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Denpasar, Bali, terkesan terbengkalai.

Tempat bermain anak ini terletak di sisi utara gedung GSD.

Fasilitas yang seharusnya digunakan anak-anak untuk bermain itu belum difungsikan.

Lowongan CPNS 2019, Dibuka 25 Oktober, 4 Formasi hingga Besaran Gaji-nya

Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres, Kapolda Bali Beri Arahan Bhabinkamtibmas dan Pecalang

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, IB Benny Pidada Rurus, Kamis (17/10/2019), mengatakan tempat bermain anak tersebut merupakan hadiah dari pusat.

Didapat saat Denpasar ikut Lomba Keluarga Berencana (KB).

Ia mengaku tempat bermain anak tersebut memang sengaja disimpan dikarenakan belum dibuatkan pagar keamanan.

Duel Borneo FC vs Bali United Diprediksi Berlangsung Sengit, Jangan Khawatir Faktor Non Teknis

Dieksploitasi Berlebihan, BWS Bali Penida Sebut Air Tanah di Bali Selatan Sudah Payau

Tak hanya itu, sebagian tempat bermain anak yang juga hadiah dari pusat disimpan karena masih menunggu tempat yang layak dengan keamanan dan kenyamanan.

Ia menambahkan, saat ini GSD telah memiliki tempat bermain anak selain yang didapat dari pusat.

"Letaknya di sisi selatan dekat kantor Disdukcapil. Sementara yang hadiah dari pusat belum ada anggaran untuk buat pagar. Renacananya tahun depan dan sekarang kami belum berani buka sepenuhnya karena kami anggap belum aman," katanya.

(*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved