Belanja Pemprov Bali Dianggarkan Rp 7 Triliun pada 2020, Rencana Tambah Modal untuk BPD Bali

Berdasarkan pendapatan ini kemudian disusun anggaran Belanja Pemprov. Adapun perkiraan nilai belanja Pemprov Bali tahun 2020 adalah Rp 7 triliun lebih

Belanja Pemprov Bali Dianggarkan Rp 7 Triliun pada 2020, Rencana Tambah Modal untuk BPD Bali
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
  Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Jumat (27/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali melalui Badan Anggaran (Banggar) melanjutkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan  Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2020 di Kantor DPRD Bali, Jumat (18/10/2019)

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan yang menjadi topik dalam pembahasan KUA PPAS kali ini antara lain mengenai perkiraan pendapatan, perkiraan belanja, proporsi masing-masing bidang prioritas, serta rencana penyertaan modal Pemprov Bali.

Dewa Indra merinci Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada anggaran induk 2020 adalah Rp 3,762 Triliun.

Selanjutnya Pendapatan Daerah Provinsi Bali, yang  ditambah dari transfer Pusat melalui Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus, dipasang Rp 6,6 triliun lebih (di luar DAK adalah Rp 5,3 triliun lebih).

Hilang Semalaman, Jasad Stepen Ditemukan Mengambang di Danau Batur

Ikuti Panduan Ini untuk Menikmati Hidup, Panjang Umur dan Bahagia

Berdasarkan pendapatan ini kemudian disusun anggaran Belanja Pemprov. Adapun perkiraan nilai belanja Pemprov Bali tahun 2020 adalah Rp 7 triliun lebih, sehingga ada defisit  sekitar Rp 442 milyar lebih.

“Defisit ini selanjutnya akan ditutupi dan dicarikan dananya dari SILPA (Sisa Lebih  Perhitungan Anggaran) tahun 2019,” kata Dewa Indra usai rapat.

Dikatakannya beberapa poin dan angka-angka dalam KUA PPAS ini sudah disepakati sehingga nantinya DPRD Bali akan melanjutkan dengan menggelar rapat paripurna tanggal 30 Oktober 2019 mendatang.

“Banggar dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) sepakat untuk membawa ke paripurna tanggal 30 (Oktober),” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut dia, Pemprov Bali juga merencanakan untuk menambah modal Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Bisnis BPD Bali dinilai dari tahun ke tahun makin bagus, yang terlihat dari tingkat keuntungannya yang semakin tinggi.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved