Ketika Moeldoko Minta Izin Pensiun

Mengakhiri masa tugasnya, Moeldoko pun menggelar acara perpisahan dengan para deputi dan staf di KSP

Ketika Moeldoko Minta Izin Pensiun
Tribun Bali/Rino Gale
Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn.) Dr Moeldoko, menjelaskan penerapan ekonomi digital untuk kajuan desa, dalam seminar Bakti Desa IV yang digelar Universitas Udayana, Jimbaran, Bali, Jumat (31/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM - Hari Jumat (18/10/2019) ini adalah hari terakhir bagi Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bertugas sebagai Kepala Kantor Staf Presiden.

Pada Sabtu (19/10/2019), KSP resmi dibubarkan seiring dengan akan berakhirnya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Mengakhiri masa tugasnya, Moeldoko pun menggelar acara perpisahan dengan para deputi dan staf di KSP, termasuk jurnalis yang biasa meliput di Istana Kepresidenan.

"Saya izin mau pensiun karena ini adalah hari terakhir di KSP," kata dia.

Sejak menjabat Kepala KSP menggantikan Teten Masduki pada Januari 2018, Moeldoko mempunyai kesan yang tidak bisa ia lupakan.

Salah satunya adalah ketika menjadi salah satu pusat informasi wartawan mengenai urusan dinamika pemerintahan.

Mantan Panglima TNI itu mengaku sering "ditodong" wartawan untuk dimintai keterangannya terkait berbagai hal.

Isu yang ditanyakan, mulai dari politik, pertahanan dan keamanan, hingga masalah ekonomi.

"Kadang saya dipaksa kanan kiri. Untung saya jenderal yang sabar," kata mantan Panglima TNI ini disambut tawa para awak media yang hadir.

Moeldoko mengaku, awalnya ia sempat kesulitan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh wartawan.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved