Terlibat Peredaran 203,24 Gram Sabu-sabu, Eko Prasetyo Divonis 14 Tahun Penjara

Eko Wahyu Prasetyo divonis pidana penjara selama 14 tahun karena terbukti sebagai perantara jual beli narkotik jenis sabu-sabu seberat 203,24 gram

Terlibat Peredaran 203,24 Gram Sabu-sabu, Eko Prasetyo Divonis 14 Tahun Penjara
Tribun bali/Rizal Fanany
Terdakwa Eko Prasetyo menjalani sidang putusan di PN Denpasar, Denpasar, Bali, kemarin. Ia divonis 14 tahun penjara karena terlibat peredaran sabu-sabu. Terlibat Peredaran 203,24 Gram Sabu-sabu, Eko Prasetyo Divonis 14 Tahun Penjara 

Terlibat Peredaran 203,24 Gram Sabu-sabu, Eko Prasetyo Divonis 14 Tahun Penjara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Eko Wahyu Prasetyo (26) berusaha terlihat tegar saat divonis pidana penjara selama 14 tahun di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Denpasar, Bali, kemarin.

Pria yang pernah mendekam di penjara karena kasus penganiayaan ini divonis bersalah sebagai perantara jual beli narkotik jenis sabu-sabu seberat 203,24 gram.

Menangggapi putusan majelis hakim, Eko melalui tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar pun menyatakan menerima.

"Kami penasihat hukum mewakili terdakwa, menerima putusan ini," ujar Aji Silaban selaku anggota penasihat hukum terdakwa.

Di sisi lain Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum bersikap dan masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim.

Putusan majelis hakim lebih ringan dari pada tuntutan yang dilayangkan jaksa.

Sering Pingsan dan Kesurupan di Awal, Artis Zee Zee Shahab Miliki Kemampuan Lihat Makhluk Astral

Hilang Semalaman, Jasad Stepen Ditemukan Mengambang di Danau Batur

Sebelumnya Jaksa I Ketut Yasa menuntut Eko dengan pidana penjara selama 18 tahun.

Selain pidana badan, jaksa juga menuntut terdakwa dengan pidana denda Rp 3 miliar subsider satu tahun penjara.

Sementara itu, majelis hakim yang diketuai Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi dalam amar putusan menyatakan, terdakwa Eko telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana menjadi perantara jual beli narkotik.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved