Tips Sehat untuk Anda

Terlalu Banyak Duduk Berbahaya Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Usia Harapan Hidup 22 Menit

Jika satu batang rokok bisa menurunkan usia harapan hidup hingga 11 menit, duduk selama dua jam bisa menurunkan usia harapan hidup hingga 22 menit

Terlalu Banyak Duduk Berbahaya Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Usia Harapan Hidup 22 Menit
Istock via Nova
Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Picu Penyakit hingga Kematian? - Terlalu Banyak Duduk Berbahaya Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Usia Harapan Hidup 22 Menit 

Terlalu Banyak Duduk Berbahaya Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Usia Harapan Hidup 22 Menit

TRIBUN-BALI.COM - Terlalu Banyak Duduk Berbahaya Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Usia Harapan Hidup 22 Menit

Kemudahan teknologi dan juga pergeseran cara kerja menjadi lebih banyak di belakang meja membuat masyarakat kurang melakukan aktivitas fisik.

Bahkan, memesan makanan, minuman dan jasa pun bisa dilakukan lewat genggaman, tanpa harus melangkahkan kaki keluar rumah.

Padahal, terlalu banyak duduk atau minim aktivitas fisik sangat berbahaya bagi kesehatan.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Andi Kurniawan menyinggung salah satu jurnal Lancet pada 2012 lalu yang menyebutkan bahwa "sitting is the new smoking" (duduk adalah rokok versi baru), yang artinya terlalu banyak duduk atau kurang bergerak sama mematikannya dengan rokok.

Bahkan, jika satu batang rokok bisa menurunkan usia harapan hidup hingga 11 menit, duduk selama dua jam disebut bisa menurunkan usia harapan hidup hingga 22 menit.

"Jadi efek terlalu banyak duduk, efek gaya hidup tidak aktif berbahaya bagi kesehatan," kata Andi seusai konferensi pers bersama Rexona di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Jangan Lagi Menjemur Pakaian Dalam Ruangan, Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Dukun Gelar Pasukan Gaib Amankan Pelantikan Jokowi, Ini Kata NU dan Muhammadiyah

Sejumlah masalah kesehatan yang mengancam salah satunya adalah kaku otot paha belakang.

Ketika otot kaku, maka kita akan lebih rentan terserang sakit punggung.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved